HETANEWS.COM

Kurva Penyebaran Covid Menanjak, Ini Pesan dr Sarmedi Purba

Pengamat sosial kota siantar, dr Sarmedi Purba (foto/Juindra)

Siantar, Hetanews.com - Setiap hari ada sekitar 3800 lebih orang terpapar Covid-19 Di Indonesia, dan puncaknya ditanggal 25 September 2020 mencapai 4823 yang terpapar.

Kota Siantar sendiri saat ini berada di zona merah dimana ada sekitar 300 orang terpapar Covid-19 dimana 178 merupakan suspek dan 122 yang terkonfirmasi.

Pilkada akan diselenggarakan 9 Desember 2020 mendatang, dimana kondisi saat ini masih memprihatinkan dimana kurva penyebaran virus Covid-19 tak jua melandai.

Pengamat Sosial dr Sarmedi Purba mengatakan kita lihat aturan main dari KPU apakah di turuti oleh para pasangan calon atau tidak.

" Saya juga baru baca kalau ketua KPU Kabupaten Simalungun mengatakan , kalau sempat ada ditemui yang melanggar protokol kesehatan akan dibubarkan," katanya.

Tidak hanya itu saja, dr Sarmedi Purba juga mengatakan Pemerintah Kota Siantar seharusnya sudah membuat Rumah Sakit Darurat Fasilitas Khusus (RSDFK) Covid-19.

Mengingat kota Siantar adalah pusat rujukan rumah sakit di 4 Kabupaten Kota di Sumatera Utara.

"Jangan sampai orang yang terpapar Covid-19 terlantar karena tidak ada ruangan atau tidur di barak," kata dr Sarmedi saat dihubungi melalui seluler Senin (28/9/2020).

Ditambahkannya, ini bisa jadi masukkan kepada Luhut Binsar Panjaitan karena saat ini dia diminta presiden untuk menangani kasus Covid-19 di 9 provinsi salah satunya di Sumatera Utara.

" Semakin hari orang yang terpapar semakin bertambah, sebentar lagi kita tidak tahu kemana para pasien ditaruh, mungkin di taruh di jalanan," ujar dr Sarmedi sembari mengatakan kalau sudah gawat tidak tahu di rujuk kemana karena tidak ada lagi rumah sakit yang menampung.

Pada kondisi Covid-19 saat ini, Trias politica itu harus berfungsi dengan baik, jangan hanya tergantung pada eksekutif saja, legislatif dan yudikatif juga harus berfungsi, dimana mereka harus saling mengontrol.

" Kalau pemerintah kota/kabupaten membuat acara dengan mengumpulkan massa, polisi harus bertindak dengan menangkap orang yang bertanggung jawab dan membubarkan massa yang berkerumun mengingat saat ini orang yang terpapar Covid-19 semakin hari semakin banyak," pungkasnya.

Penulis: juindra. Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan