HETANEWS.COM

Selain Keterbatasan Akomodasi, Robert Samosir Minta Masyarakat Jangan Halangi Petugas Pemadam Kebakaran

Robert Samosir.

Siantar, hetanews.com - Kasatpol PP Siantar, Robert Samosir yang juga menaungi damkar, mengungkap penyebab lambatnya pemadaman api yang membakar gudang gas, di Jalan Penyabungan, Kecamatan Siantar Barat, Sabtu (26/9/2020) lalu.

Dikatakan, pihaknya mengalami keterbatasan akomodasi dan sebenarnya sudah lama diajukan, yaitu dari tahun 2010 lalu, untuk penambahan armada, namun tetap tergantung APBD Kota Siantar.

Apalagi seperti kebakaran semalam itu, kita tidak memiliki mobil pemadam kebakaran yang model hidrolik yang pakai tangga otomatis, ujarnya.

Saat disinggung, apakah dari damkar sendiri yang melakukan pemeriksaan tabung racun api? “Ia benar, damkar yang melakukan pemeriksaan dan memang ada retribusinya ke kas daerah,”jawabnya.

Lanjut Robert, kalau untuk regulasi penggunaan tabung racun api, itu masih tahap retribusi. Dan kalau untuk sangsinya belum diterapkan, katanya.

"Untuk sangsinya belum kita terapkan kepada setiap pengusaha yang menggunakan bahan rawan kebakaran itu dan untuk regulasinya memang ada. Kita juga sudah pernah buat surat edaran kepada para pengusaha dan suratnya langsung ditandatangani Walikota, agar setiap pengusaha itu menggunakan tabung racun api,"jelasnya lagi.

Baca juga: Terkait Gudang Gas Terbakar, Boy Minta Pemko Siantar Tidak Asal Beri Ijin kepada Para Pengusaha

Baca juga: Siantar Berduka!!! Gudang Gas yang Terbakar Menewaskan 2 Orang Dewasa dan 3 Orang Anak

Robert menegaskan, kalau tahun lalu, pihak damkar itu melakukan sosialisasi pembelajaran kepada para masyarakat. Akan tetapi untuk saat ini, hakl itu sulit dilakukan karena aturan yang untuk pengangguran sosialisasi telah ditiadakan.

"Karena dulunyakan adanya pengganti transport kepada masyarakat yang kita undang dan sekarang tidak bisa lagi kita anggarkan untuk itu, sehingga kebanyakan masyarakat yang kita undang, menganggap jadi kurang bermanfaat. Dan untuk anggaran penyuluhan, itu tidak menjadi prioritas lagi," ujarnya.

Robert juga menghimbau masyarakat maupun pengusaha agar mempersiapkan tabung racun api masing-masing dan apa bila terjadi kebakaran, janganlah dibuat jadi bahan tontonan dan diberikanlah akses jalan kepada para pemadam untuk melakukan penyemprotan.

"Satu hal yang kami minta di lapangan itu agar masyarakat membantu, bukan malah menghambat di jalan. Dengan mereka tidak menghalangi armada masuk kedalam dan tidak terlalu menggurui tim yang sedang melakukan pemadaman, itu sudah sangat membantu," ujarnya.

Penulis: leonardo. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan