HETANEWS.COM

Edy Rahmayadi: Penundaan Pilkada Tak Sejalan dengan Demokrasi

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi. Foto: ANTARA

Medan, hetanews.com - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyatakan, pemilihan kepala daerah (Pilkada) tidak bisa ditunda lagi. Penundaan pilkada dinilai tidak sejalan dengan sistem demokrasi, yang berimplikasi terhadap masyarakat di daerah.

"Jika Pilkada ditunda lagi, kemudian pelaksana tugas (Plt) yang ditugaskan memimpin daerah yang menyelenggarakan Pilkada, tidak sesuai dengan keinginan rakyat. Wacana penundaan Pilkada itu tidak masuk akal," ujar Edy Rahmayadi, Rabu (23/9/2020).

Mantan Pangkostrad ini menambahkan, wacana permintaan penundaan Pilkada oleh sejumlah kalangan tidak mungkin dapat dipenuhi. Pasalnya, belum ada kepastian berakhirnya pandemi Covid-19. Sedangkan sebagian anggaran sudah digunakan.

"Mau sampai kapan Pilkada ini ditunda terus. Pilkada ini adalah pesta demokrasi untuk memenuhi keinginan masyarakat. Pilkada ini tuntutan demokrasi di negeri ini. Ada cara agar Pilkada di tengah pandemi tidak menimbulkan korban," katanya.

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan merupakan kunci utama dalam mengantisipasi Pilkada agar tidak menimbulkan klaster baru penyebaran virus corona. Oleh karena itu, semua pihak harus mematuhi protokol kesehatan tersebut.

"Mulai dari pasangan calon, elite partai pendukung termasuk rakyat kita sendiri, harus disiplin menggunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan di wadah air yang mengalir dan menghindari kerumunan massa, harus mengkampanyekan ini," sebutnya.

Untuk di Sumut, sebanyak 23 daerah dari 33 kabupaten/kota yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak yakni, Kota Binjai, Medan, Pematangsiantar, Tanjungbalai, Sibolga, Gunung Sitoli, Kabupaten Serdang Bedagai dan Simalungun.

Selain itu, Kabupaten Asahan, Tanah Karo, Pakpak Bharat, Labuhan Batu, Labuhanbatu Utara, Labuhan Batu Selatan, Samosir, Humbahas, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Nias, Nias Utara, Nias Barat dan Nias Selatan.

Sumber: beritasatu.com

Editor: tom.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan