Siantar, hetanews.com - Dari hasil rapat pleno penetapan pasangan calon, KPU Kota Pematangsiantar, menetapkan Asner Silalahi, selaku balon Wali Kota dan dr Susanti Dewayani, selaku balon Wakil Wali Kota Pematangsiantar atau menjadi calon tunggal, Rabu (23/9/2020).

Pasangan Ir. Asner Silalahi, dan dr. Susanti Dewayani, didukung 8 partai politik (Parpol).

"Karena hanya 1 (satu) pasangan calon, maka ditetapkanlah pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dengan 1 ( satu ) pasangan calon," ujar Gina Ruth Ginting, Komisioner KPU Pematangsiantar.

Selanjutnya, tahapan yang akan dilaksanakan adalah penetapan pengundian tata letak posisi pasangan calon, di surat suara.

Sesuai jadwal, 24 September 2020, Rapat Pleno Terbuka akan dilaksanakan di Sapadia Hotel, kata Gina.

"Sekaligus penandatangan Pakta Integritas Kepatuhan Protokol Kesehatan Covid-19. Pengundian yang akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berada di SK KPU RI No 394 dan PKPU 14 Tahun 2017," tegasnya.

Gina juga menambahkan, pasangan calon akan mengambil salah satu posisi, di surat suara kiri atau kanan.

Apabila pasangan calon pada saat pengundian mendapatkan posisi di kanan, sesuai dengan spesimen surat suara di SK KPU RI No. 1549/PP.09.2-Kpt/01/KPU/XII/2019, maka sebelah kiri adalah kolom kosong.

Begitu pula sebaliknya, apabila pasangan calon pada saat pengundian mendapatkan posisi sebelah kiri, maka sebelah kanan adalah kolom kosong.

Sesuai dengan PKPU 6 dan PKPU 10 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pimilihan di kondisi bencana non alam Covid – 19, para peserta juga dibatasi mengikuti ketentuan dari Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar.

"Harapan kita acara yang akan dilaksanakan besok, semuanya mengikuti protokol kesehatan Covid-19, jangan sampai ada klaster Pilkada di Kota Pematangsiantar," harapnya.