HETANEWS.COM

Sempat Sebut Tandai RW Tukang Kutip, Setelah Rapat Penjelasan Camat Berubah

Boy Iskandar Warongan.

Siantar, hetanews.com - Camat Siantar Barat seakan  tidak konsisten dengan omongannya. Sebelumnya, dia membenarkan, kalau salah seorang RW-nya melakukan pungli bansos Covid – 19 dan setelah itu berubah lagi, dengan menyebutkan, bahwa orang lain yang melakukan pungli.

Camat Siantar Barat, Arri Sembiring, sempat mengatakan, bahwa RW Kelurahan Bantan, Nina Wati, sudah sering diperingati sebagai pengutip. Bahkan menyatakan, RW bisa mengintervensi warga penerima bantuan.

"Pastikan dulu siapa RW-nya, jangan-jangan orang yang sama juga, yang selalu aku ingatkan. Karena dia juga ini orangnya. Walaupun itu bukan wilayahnya, dia itu bisa mengintervensi warganya," ujar Camat saat dikonfirmasi sebelumnya, Selasa (22/9/2020), lalu.

Selanjutnya, pada saat wartawan menyebutkan, bahwa RW itu merupakan Nina Wati, selaku RW di Kelurahan Bantan, Camat Arri Sembiring kembali mengatakan benar.

"Kan benar, itu juga orangnya. Iya tau aku, benar juga. Biar kupanggil dia. Aku suruh balikkan uangnya itu, kalau memang ada dikasih warga," tukasnya.

Namun, Camat kembali mengadakan rapat dengan mengundang Lurah, RT dan RW Kelurahan Bantan. Hasilnya, Camat Siantar Barat, malah memberikan penjelasan yang berubah. Dimana Camat mengatakan, bahwa ada oknum yang mengatasnamakan RW untuk mengambil keuntungan pribadi dari warga Kelurahan Bantan, Rabu (23/9/2020).

"Kutandai karena ada laporan beberapa warga tentang RW tersebut. Ntah itu orang yang aku sangkakan. Ternyata iya. Ok, aku ambil langkah dan klarifikasi kebenarannya. Ternyata, bukan dia dan beliau tidak mengakui," ujarnya.

Masih kata Camat, ada oknum lain dalam kejadian itu.

"Kan ada oknum yang mainkan. Aku ingatkan RW semuanya, kalau pun ada yang dimaksud dengan pungli, pulangkan uangnya. Nggak perlu cari tau orangnya," terang Camat, sembari menyuruh wartawan agar warga Bantan segera membuat pernyataan keberatan.

Terkait masalah pungli itu, Boy Iskandar Warongan, kecam Camat Siantar Barat yang tidak mau melakukan tindakan kepada RW yang melakukan pungli. Dalam satu Minggu ini, Camat Siantar Barat harus bertindak, ujarnya.

"Kita akan menunggu tindakan dari Camat. Kalau dalam satu Minggu ini tidak ada tindakan dari Camat, kita akan panggil langsung Camat dan Lurahnya. Kenapa dibiarkan ada RW yang masih menyusahkan masyarakat," ujarnya.

Kalau memang ada masyarakat Siantar yang disusahkan RW, Lurah bahkan Camat, langsung saja datang ke DPRD memberitahukan, tegas Wakil Ketua Komisi I DPRD Siantar dari Fraksi PAN tersebut.

"Kalau memang ada masyarakat kita yang masih disusahkan dengan kondisi yang seperti ini, langsung aja diberitahukan kepada kita. Saya sendiri yang akan mendampingi masyarakat yang kena pungli tersebut," ujarnya.

Masyarakat jangan mau lagi dipungli karena tidak ada yang namanya pungli-pungli, akhirnya.

Penulis: leonardo. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan