HETANEWS.COM

Dihukum 6 Tahun Penjara, Mantan Wali Kota Medan Ajukan PK

Sidang Vonis Tengku Dzulmi Eldin

Medan, hetnews.com - Mantan Wali Kota Medan, T Dzulmi Eldin S (59), yang dijatuhi hukuman 6 tahun penjara karena tindak pidana korupsi, melakukan upaya hukum peninjauan kembali (PK). Sidang perdananya dijadwalkan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Medan pekan depan.

"Iya benar, pendaftarannya dilakukan pada tanggal 18 Agustus 2020 kemarin," kata Humas PN Medan, Immanuel Tarigan, kepada wartawan, Rabu(23/9)

Majelis hakim dan panitera pengganti dalam perkara PK ini telah ditetapkan. "Sidang perdana akan dilakukan pada 30 September 2020, dan majelis hakimnya juga sudah dipilih, Pak Mian Munthe," pungkas Immanuel.

Sebelumnya Dzulmi Eldin menerima putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor pada PN Medan yang mengganjarnya dengan hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 4 bulan kurungan, serta hak politiknya dicabut selama 4 tahun setelah menjalani pidana pokok. Dia dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama.

Dzulmi Eldin terbukti telah melakukan perbuatan berlanjut, menerima hadiah atau janji yaitu menerima hadiah berupa uang secara bertahap yakni berjumlah Rp2.155.000.000 dari beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)/pejabat Eselon II Pemkot Medan juga kepala BUMD.

Perbuatan ini diatur dan diancam pidana dalam Pasal 12 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana. 

sumber: merdeka.com

Editor: Sella Simorangkir.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan