Medan, Hetanews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menetapkan pasangan Muhammad Bobby Afif Nasution-Aulia Rachman dan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi sebagai pasangan calon yang akan bertarung di Pilkada Kota Medan 9 Desember mendatang.

Keputusan tersebut tertuang melalui Surat Keputusan No. 790/PL.02.3-Kpt/1271/KPU-Kot/ IX/2020 tertanggal 23 September 2020.

Ketua KPU Kota Medan Agussyah Ramadani Damanik mengatakan, Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan 2020 memiliki dua pasangan calon yang akan dipilih masyarakat Kota Medan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Pasangan calon tersebut ditetapkan setelah KPU Kota Medan melakukan verifikasi dokumen syarat calon baik di masa setelah pendaftaran maupun paska perbaikan dokumen syarat calon.

“Kita sudah melaksanakan rapat pleno pukul 10.00 WIB tadi, dan memutuskan paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Muhammad Bobby Afif Nasution-Aulia Rachman dan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi telah memenuhi syarat dan ditetapkan sebagai Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan tahun 2020,” katanya saat mengumumkan penetapan paslon via daring, Rabu (23/9/2020).

Sementara itu rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon dilakukan secara tertutup sesuai dengan amanah Peraturan KPU No 9 Tahun 2020 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan KPU No 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan dan Surat Keputusan KPU RI No 394 tentang Pedoman Teknis Pendaftaran, Penelitian dan Perbaikan Dokumen Persyaratan, Penetapan serta Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon

Penetapan pasangan calon tersebut pun dilakukan tanpa mengundang pasangan calon.

Hal ini dilakukan agar tidak terjadi potensi kerumunan massa di Kantor KPU Kota Medan mengingat saat ini Pemilihan Serentak diselenggarakan di tengah wabah pandemi Covid-19.

Setelah penetapan, KPU Kota Medan akan melakukan Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut sekaligus menggelar penandatanganan Pakta Integritas Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Seperti diketahui, Bobby Nasution- Aulia Rachman diusung 8 partai politik antara lain PDIP, Gerindra, Golkar, Nasdem, PPP, PAN, PSI dan Hanura dengan total dukungan 39 kursi. Sementara Akhyar Nasution-Salman Alfarisi hanya diusung PKS dan Demokrat dengan total 11 kursi.