HETANEWS.COM

Disuruh Beli Sabu Paket 90 Ribu, Riky Diancam 5 Tahun Bui

Terdakwa Riky diancam 5 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Terdakwa Richky Siagian als Riky (36), warga Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, diancam pidana penjara selama 5 tahun, denda Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara, oleh jaksa Hiras Affandi Silaban SH.

Surat tuntutan hukuman jaksa itu, dibacakan dalam persidangan online PN Simalungun, Rabu (23/9/2020).

Jaksa mempersalahkan terdakwa melanggar pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika. Sepaket sabu seberat 0,02 gram (netto), dinyatakan dimusnahkan.

Riky didampingi pengacara prodeo dari Posbakum PN Simalungun, Sintong Sihombing dan Andrea Sinaga, secara lisan memohon keringanan hukuman dari majelis hakim yang diketuai, Hendrawan Nainggolan SH.

Dengan alasan menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

"Saya mohon dihukum seringan-ringannya yang mulia, saya menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi,"katanya siang itu.

Menurut jaksa, terdakwa ditangkap Satres Narkoba Polres Simalungun, pada Kamis, 5 Maret 2020 lalu, di Perladangan Nenas Kukdong, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Saat melihat petugas, terdakwa berusaha melarikan diri bersama 2 orang temannya, sambil membuang sesuatu.

Tapi terdakwa berhasil ditangkap dan 2 temannya lolos. Barang bukti yang sempat dijatuhkan, diakui terdakwa, dibeli dari Usep Siregar (DPO) seharga Rp90 ribu. Rencananya, sabu tersebut akan digunakan bersama temannya yang berhasil kabur.

"Uang beli sabu punya teman ku pak, aku hanya disuruh beli dan dikasih pakek sama," kata terdakwa kepada petugas.

Bersama barang bukti, terdakwa dibawa untuk melakukan pengembangan menemui Usep Siregar, tapi tidak berhasil. Maka petugas langsung membawa terdakwa ke Polres Simalungun, di Raya, untuk diproses sesuai hukum.

Jaksa dalam pertimbangannya sebelum melakukan penuntutan, memperhatikan hal yang memberangkatkan dan meringankan bagi terdakwa. Hal memberatkan karena perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika.

Sedangkan hal meringankan, terdakwa bersikap sopan dan menyesal.

Untuk pembacaan vonis majelis hakim, persidangan dibantu panitera, Dedy Tambunan SH, dinyatakan ditunda hingga seminggu.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan