HETANEWS.COM

Peran Sejak 1962, Akhirnya India-China Sepakati Gencatan Senjata

Foto : Jejak perang india dan china

Siantar, Hetanews.com - Komandan militer dari India dan China telah setuju untuk menghentikan pengiriman lebih banyak tentara ke perbatasan Himalaya, yang disengketakan setelah pembicaraan tingkat tinggi antara kedua negara tetangga bersenjata nuklir itu, dikutip hetanews dari New Delhi Post.

Hubungan sengit antara raksasa Asia semakin memburuk setelah bentrokan brutal di dataran tinggi di daerah pegunungan Ladakh dekat perbatasan pada 15 Juni 2020 silam,  di mana 20 tentara India tewas.

Para komandan militer telah mengadakan sejumlah pembicaraan yang bertujuan untuk meredakan ketegangan setelah insiden Juni, dengan pertemuan keenam yang diadakan pada hari Senin.

Ada sejumlah kemajuan yang telah dicapai sejauh ini.

Kedua belah pihak setuju untuk menghentikan pengiriman lebih banyak pasukan ke garis depan, menahan diri demi mengubah situasi di lapangan, dan menghindari mengambil tindakan apa pun yang dapat memperumit situasi", kata Angkatan Darat India dalam sebuah pernyataan.
Mereka juga sepakat untuk menghindari kesalahpahaman dan mengadakan pertemuan berikutnya secepat mungkin.

Meskipun ada pembicaraan, insiden lain berkobar pada awal September ketika tembakan dilepaskan untuk pertama kalinya dalam 45 tahun di perbatasan.

Setelah bentrokan mematikan di bulan Juni lalu, yang juga mengakibatkan korban di pihak China dalam jumlah yang tidak diketahui, kedua negara terpadat di dunia itu mengirim puluhan ribu pasukan tambahan ke sepanjang perbatasan.

Seperti diketahui bersama, India dan Cina berperang memperebutkan perbatasan sejak tahun 1962.

SUMBER: New Delhi Post, Ipotnews , Kontan.co.id

Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan