HETANEWS.COM

Mencuri Lagi dan Gak Tobat, Hara 5 Kali Masuk Penjara

 Foto Hara saat menjalani sidang pada tahun 2016 lalu, di PN Siantar. (foto/dokumen hetanews)

Siantar, hetanews.com - Di Pengadilan Negeri (PN) Siantar, nama Hara Septiano Butar Butar (25), telah empat kali diadili dan terdaftar sebagai terdakwa. Begitu yang didapat hetanews, dari sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) PN Siantar.

Keempat perkara ini, keseluruhannya karena kasus pencurian. Warga Jalan Tongkol, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur ini, pertama kali diadili, pada awal tahun 2013 lalu.

Saat itu, ia masih di bawah umur, sehingga masuk dalam perkara pengadilan anak. Dalam tuntutan jaksa, ia diancam penjara selama 1 tahun. Dan diputusan, majelis hakim sependapat dengan jaksa, dengan penjara selama 1 tahun.

Tak jera di penjara, Hara kembali berurusan dengan kepolisian, pada Februari 2015, lalu. Ia ditangkap, karena melakukan jambret bersama seorang rekannya. Kejadiannya penjambretan, terjadi di Jalan Narumonda Bawah, Kelurahan Kebun Sayur, Kecamatan Siantar Timur.

Saat itu, ia menjambret tas seorang wanita yang sedang mengendarai pelan sepeda motornya yang kempes. Korban, kehilangan uang Rp 2 juta, 3 unit handphone dan barang penting lainnya. Di bulan Mei, ia dituntut jaksa dengan penjara selama 2 tahun. Hakim kemudian mengurangi masa hukuman, dengan putusan penjara 1 tahun 6 bulan.

Baca juga: Mencuri Lagi dan Gak Tobat, Hara 5 Kali Masuk Penjara

Baca juga: Kalah Bejudi di Terminal Parluasan, Mencuri, Residivis Dipenjara Lagi

Baca juga: Jambret ini Gol Lagi, Kawannya Diburu

Baru keluar dari penjara, Hara kembali berulah. Mei 2016, ia kembali berurusan dengan pihak berwajib karena mencuri di sebuah rumah yang ketahuan oleh pemiliknya, di Jalan Medan, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba

Di tuntutan jaksa, ia terancam penjara 1 tahun 6 bulan. Namun, hakim sedikit mengasihinya dengan mengurangi hukumannya 2 bulan. Ia divonis oleh hakim dengan penjara selama 1 tahun 4 bulan.

Tak disitu saja lagi. Hara kembali ke sel penjara, pada September tahun 2018, lalu. Saat itu, dia kalah berjudi di Terminal Parluasan. Habis uang, ia kemudian mengajak temannya untuk melakukan pencurian.

Mereka pun keliling keliling untuk mencari targetnya. Di Jalan Medan, Kelurahan Nagapitu, Kecamatan Siantar Martoba, mereka melihat ada truk yang sedang berhenti dan berniat mencuri.

1 unit handphone dan 1 loudspeaker aktif hendak digondol. Namun, aksinya ketahuan pengemudi truk dan berhasil menangkap Hara. Temannya berhasil kabur.

Di PN Siantar, Hara diadili dan dituntut dengan penjara selama 2 tahun. Putusan hakim kembali menyertainya dengan mengurangi hukumannya. Ia divonis 1 tahun 8 bulan penjara. Ini kali keempat dia masuk penjara karena kasus pencurian.

Tak cukup empat kali, Hara akan kembali diadili di PN Siantar. Kali ini, Polres Siantar kembali menangkapnya karena menjambret handphone milik seorang pelajar, pada hari Minggu, 20 September.

Penulis: ndo. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!