HETANEWS.COM

Ingat! Tak Boleh Berkunjung Ke PN Simalungun, Ini Alasannya

Tempat duduk tak lagi di ruang tunggu, tapi di luar, tepatnya di depan pintu masuk PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Pengadilan Negeri (PN) Simalungun melarang adanya pengunjung sidang, hanya saksi dan yang berkepentingan yang boleh masuk ke kantor tersebut.

Sejak Maret telah memberlakukan sidang online, dan setiap tahanan yang akan disidangkan (terdakwa) tidak lagi dibawa ke Pengadilan, cukup dari Lapas dan Polsek, disidangkan melalui aplikasi zoom.

Sedangkan bagi terdakwa yang tidak ditahan, disidangkan dari kantor Kejaksaan, melalui vidcon yang terhubung di Pengadilan. Untuk kasus perdata, jumlah saksi dan pihak dibatasi.

Bahkan kantor PN Simalungun menutup pintu utama, guna menghindari penyebaran Covid-19. Pegawai dan masyarakat yang akan berurusan ke kantor itu, masuk melalui pintu samping kantor, setelah diukur suhu tubuhnya oleh petugas dan mencuci tangan, di tempat yang telah disediakan.

Demikian dikatakan humas PN Simalungun, Aries Ginting SH yang dikonfirmasi wartawan, Senin (21/9/2020). "Sebagai upaya pencegahan klaster baru penyebaran covid-19,"katanya.

Apalagi di beberapa Pengadilan lain, ada hakim meninggal dan kantor pengadilan dilock down.

"Meski demikian, kita berharap tidak sampai lock down, di PN Simalungun,"ungkapnya.

Bahkan kursi pengunjung tak lagi berada di dalam ruang tunggu. Dan bagi masyarakat yang akan mengurus surat, disediakan tempat duduk di luar.

"Untuk menjaga penularan virus yang mematikan tersebut, kita sudah membuat peraturan, bagi pengunjung sidang tidak diperbolehkan masuk ke dalam kantor, ataupun ruang sidang, kecuali saksi- saksi atau para pihak yang berperkara dan itu juga dibatasi," jelasnya.                   

 Di tempat terpisah, panitera, Robin Nainggolan sangat menyayangkan pihak Dinas Kesehatan Simalungun yang tak kunjung hadir, guna melakukan rapid tes, kepada para hakim dan pegawai yang ada di Pengadilan Negeri Simalungun. Padahal kata Robin, pihaknya sudah tiga kali melayangkan surat permohonan rapid tes ke dinas tersebut.

Penulis: rahayu. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!