HETANEWS.COM

Demo di KPU Kabupaten Simalungun, SaLing Pertanyakan Nama Lengkap Anton

Salah satu peserta aksi tulis, KPU harus bekerja tranparan dan jujur. (foto/juindra)

Simalungun, hetanews.com -  Massa Sahabat Lingkungan (SaLing) saat melakukan aksi, di Kantor KPU Kabupaten Simalungun, mengaku bingung atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Simalungun yaitu terkait  pergantian nama Antonoius Saragih ke Anton Saragih dan ke Anton Achmad Saragih.

Putusan PN Simalungun, pada tanggal 27 Agustus 2020, menyebutkan, seluruh nama yang disebutkan sesuai dengan keterangan SD, SMP, SMA, S1, S2 dan S3 adalah sah untuk nama yang digunakan yaitu Dr Anton Ahmad Saragih.

Sementara di Tahun 2005 yang bersangkutan sudah memakai ataupun menggunakan nama tersebut dengan dibuktikan dengan  surat ijazah S3.

Baca juga: Nama Orangtua Anton dan JR Berbeda di Ijazah, SaLing Pertanyakan Hubungan Saudara Kandung Keduanya

“Apa dasar lembaga pendidikan tinggi Universitas Negeri Jakarta menggunakan nama Anton Achmad Saragih,” kata Agustian Tarigan saat membacakan pernyataan sikap, Senin (21/9/2020), di Kantor KPU Kabupaten Simalungun, di jalan JonHorailam Saragih.

SaLing juga mempertanyakan soal akta kelahiran yang sudah menggunakan nama Dr Anton Achmad Saragih, sehingga dapat disimpulkan adanya kekeliruan.

Dimana akta kelahiran harus sesuai dengan nama pertama kali dan diteruskan pada surat keterangan ijazah SD, SMP, SMA, S1, S2 dan S3.

“Bukan kah dasar membuat keterangan ijazah SD berdasarkan akta kelahiran?,” ujar Agustian.

Penulis: juindra. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan