HETANEWS.COM

Fakta Baru Terkuak Terkait Dugaan Kejanggalan Re-Identity Salah Satu Paslon Pilkada Simalungun

Panitera PN Simalungun Robin Nainggolan. (Foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Sejak awal patut diduga adanya upaya manipulasi data kependudukan terkait banyaknya kejanggalan dalam permohonan penetapan perubahan identitas bakal calon Bupati Simalungun, Dr.H Anton Achmad Saragih.

Hal ini dikarenakan pembuatan KTP, Kartu Keluarga (KK) dan akte kelahiran baru saja dikeluarkan Kantor Catatan Sipil Kabupaten Simalungun.

Maka data di KTP, KK dan Akte lahir didapati menjadi tidak sinkron dengan nama di ijazah SD, SMP, SMA, karena KTP dan KK dikeluarkan pada tanggal 18 Desember 2019 sementara akte lahir dikeluarkan kantor catatan sipil Kabupaten Simalungun pada 27 Desember 2019.

Menjadi unik karena calon bupati itu lahir pada 24 Januari 1959 di Medan.

Baca juga: Pandangan hukum terkait putusan PN Simalungun tentanggperubahan identitas kependudukan paslon pilkada simalungun

Panitera PN Simalungun Robin Nainggolan SH yang juga sebagai panitera pengganti dalam perkara no 55 /Pdt.P/2020/Pn-Sim mengatakan jika dalam permohonan Anton Achmad Saragih dihadirkan 3 saksi, salah satu saksi adalah istrinya bernama Darmawati, beralamat yang sama dengan pemohon di kompleks Griya Hapoltakan jalan Sutomo Sindi Raya.

"Salah satu saksi, istrinya", kata Robin ketika ditanya hetanews Jumat (18/9) di Pengadilan Negeri Simalungun.

Dua saksi lainnya Silverius Bangun (39) warga Hapoltakan dan Tomi Leonardo (31) warga Sinaksak.

Baca juga: Penetapan pengadilan dirasa belum cukup, KPU didesak kejar instansi asal ijajah paslon

Sempat dipertanyakan wartwan, bagaimana mungkin saksi Tomi mengenal pemohon yang sudah 61 tahun karena saat pemohon sekolah saja, saksi belum lahir.

"Ketika ditanya hakim, saksi Tomi mengaku pernah bertetangga dengan Anton Achmad", jelas Robin.

Robin juga menjelaskan, ketiga saksi tidak mengetahui masalah ijazah, hanya membenarkan Antonius Saragih, Antonoius Saragih, Anton Saragih adalah Dr.H Anton Achmad Saragih. 

Sehingga berdasarkan keterangan saksi itu dan juga alat bukti seperti KTP,KK dan akte lahir yang ada, maka hakim dalam pertimbangannya mengabulkan permohonan calon bupati itu.

Penulis: rahayu. Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!