HETANEWS.COM

Kemenag Lombok Tengah Sayangkan Pernikahan Siswa SMP Gegara Telat Pulang

Pasangan siswa SMP usia 15 tahun dan 12 tahun dinikahkan karena terlambat pulang di NTB

Lombok, hetanews.com - Pasangan remaja SMP, tepatnya Madrasah Tsanawiyah, pria S (15) dan wanita NH (12), dinikahkan karena terlambat pulang. Kemenag Lombok Tengah menyayangkan tindakan menikahkan pasangan tersebut.

Kepala Kantor Kementerian Agama Lombok Tengah, Jalalus Sayuty menyebut pernikahan pasangan di bawah umur itu tidak bisa dicatat dalam aplikasi SIMKAH (Sistem Informasi Manajemen Nikah).

"Secara aturan untuk bisa dicatat dan masuk SIMKAH minimlal usia 19 tahun untuk laki-laki dan perempuan," ungkapnya saat dihubungi detikcom, Kamis (17/9/2020).

"Dan itu (pernikahannya) tanpa diketahui KUA," tambahnya.

"Secara aturan perundang undangan, sudah jelas tidak boleh, karena masih di bawah umur usianya. Untuk itu jika dia mau dicatat di SIMKAH, maka harus dia minta dispensasi ke Pengadilan Agama Loteng," ujarnya.

Jalalus menjelaskan, pernikahan sepasang remaja SMP yang berawal karena terlambat pulang ke rumah itu tidak diperbolehkan oleh hukum dan undang-undang. Meski begitu, pihaknya tidak berani mengambil sikap terhadap kasus tersebut.

Jalalus mengatakan, terjadinya pernikahan terhadap anak di bawah umur ini diakibatkan sistem belajar dari rumah.

"Sangat disayangkan di usia sekolah yang seharusnya masih belajar. Ini juga salah satu akibat belajar di rumah (BDR)," cetusnya.

Untuk diketahui, pasangan siswa SMP ini menikah karena orang tua NH tidak bisa menerima anaknya pulang terlambat setelah seharian bepergian dengan S. Sepasang remaja yang masing-masing dari Desa Pengenjek dan Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah itu melangsungkan pernikahan pada Sabtu (12/9) lalu.

Sumber: detik.com

Editor: suci.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!