HETANEWS.COM

Polemik Eks Ketua Demokrat Sumut Jadi Ketua Timses Bobby Nasution

Bobby Nasution sambangi Fraksi Gerindra di DPR.

Medan, hetanews.com - Bakal pasangan calon wali kota Medan, Bobby Nasution-Aulia Rachman, menunjuk HT Milwan sebagai ketua tim pemenangan (tim sukses) di Pilwalkot Medan. Milwan merupakan Ketua Partai Demokrat Sumatera Utara periode 2011-2016.

“Iya, benar (HT Milwan menjadi ketua tim pemenangan Bobby Nasution-Aulia,” ujar Sekertaris DPD PDIP Sumut, Soetarto, kepada kumparan, Rabu (16/9).

Penujukan ini menuai polemik. Di Pilwalkot Medan, Partai Demokrat mendukung pesaing Bobby, Akhyar Nasution dan Salman Al-Farisi. Sementara, Milwan disebut-sebut masih berstatus kader Demokrat.

Polemik Eks Ketua Demokrat Sumut Jadi Ketua Timses Bobby Nasution (1)
Eks Ketua Demokrat Sumut, HT Milwan.

Terkait status Milwan, Soetarto menilai, akan lebih bijak jika Milwan yang menjelaskanya langsung ke publik. Namun sepengetahuan Soetarto, Milwan sudah tidak aktif di Demokrat.

“Itu menjadi domain beliau, kami yakin dengan ketersediaanya [bergabung], beliau sudah memberikan sesuatu pertimbangan strategis. [Statusnya] kalau saya lihat, kami membaca di media, tidak lagi aktif di partai, atau saya kira lebih baik langsung [tanya] saja [ke Milwan],” ujar Soetarto.

Soetarto mengatakan, Bobby-Aulia dan partai pengusung memiliki alasan tertentu memilih Milwan. Menurutnya, Milwan sudah malang melintang di percaturan politik Sumatera Utara.

Polemik Eks Ketua Demokrat Sumut Jadi Ketua Timses Bobby Nasution (2)
Akhyar Nasution.

“Tentu sebagai tokoh muda dan milineal (Bobby-Aulia), saya kira [Bobby-Aulia] perlu didampingi oleh tokoh yang bisa melakukan komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat,” ujar Soetarto.

Selain itu, kata Soetarto, Milwan berpengalaman melakukan komunikasi politik. Pengalaman ini tentu sangat baik dalam membentuk tim yang solid.

“Pengorganisasian, [itu] tentu bagian yang dibutuhkan Mas Bobby dan Aulia dalam rangka pemenangan Pilkada di Kota Medan,” tandasnya.

Terpisah, Plt Ketua Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnaen, mengatakan, Milwan masih terdaftar sebagai anggota partai. Herry menyayangkan sikap Milwan yang tidak mengundurkan diri dari partai sebelum menerima tawaran kubu Bobby-Aulia.

Polemik Eks Ketua Demokrat Sumut Jadi Ketua Timses Bobby Nasution (3)
Bobby Nasution dan Aulia Rahman saat menerima rekomendasi partai di Kantor DPD PDIP di Medan.

“Sangat disayangkan, beliau 'kan masih kader dan masih penguruslah, Ketua Dewan Kehormatan Daerah Partai Demokrat. Masih dalam kepengurusan sampai 2021, kan gitu,” ujar Herri.

Herri sempat mendengar bahwa Milwan mengaku tidak aktif lagi di Partai Demokrat semenjak tidak menjadi anggota DPRD Sumut periode 2014-2019. Herri menyesalkan sikap Milwan.

“Berpolitik 'kan enggak segampang itu, harusnya beretikalah, [Partai Demokrat] tidak keberataan, memang hak dia (Milwan) menjadi ketua tim pemenangan Bobby. Tetapi lebih baik, beliau 'kan senior kami, orang tua kami, harusnya, ya, buat pengunduran diri, supaya dia enak,” tutur Herry.

Polemik Eks Ketua Demokrat Sumut Jadi Ketua Timses Bobby Nasution (4)
Momen saat pasangan Bobby Nasution - Aulia Rachman bertemu dengan Akhyar Nasution.

Mengenai langkah yang akan diambil Milwan, Partai Demokrat akan melakukan tindakan tegas.

“Karena beliau orang tua dan senior, kami panggil dulu. Kami minta dia mengundurkan diri. Karena beliau masih tercatat sebagai pengurus Demokrat, sebagai ketua dewan kehormatan daerah,” ucapnya.

Menurut Herri, polemik ini membuktikan Demokrat turut diperhitungkan di Pilwalkot Medan. Sebab, kata Herry, Bobby dan Akhyar sama-sama memperebutkan Demokrat.

“Demokrat ini sangat unik dan diperebutkan saat ini, ya, jadi dua Nasution ini, pertama Akhyar Nasution, dia ngambil Demokrat (pengusung). Kemudian Nasution yang satu lagi, si Bobby, kuga ngambil Milwan (ketua tim pemenangan). Jadi yang menang ini Nasution dan Demokrat,” tuturnya.

Herri menilai, perebutan ini menunjukkan pengkaderan Partai Demokrat di Medan sangat baik. Sehingga, kadernya bisa diminati menantu Presiden Jokowi.

“ Ini kan sejak kepemimpinan Pak AHY (Agus Harimurti Yudhoyono), mungkin,’’ imbuhnya.

Sumber: kumparan.com 

Editor: Suci Damanik.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan