HETANEWS.COM

Sumut Lakukan Penyekatan di Sejumlah Daerah untuk Tekan COVID-19

Dokumen - Seorang warga pelanggar protokol kesehatan mengikuti sidang Operasi Yustisi disaksikan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (kelima kiri) Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Irwansyah (keenam kiri) dan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin (keempat kiri) di Medan, Sumatera Utara, Selasa (15/9/2020) Foto: ANTARA/Irsan Mulyadi

Medan, hetanews.com - Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Provinsi Sumatera Utara bersiap melakukan penyekatan di Kota Medan, Binjai dan Kabupaten Deliserdang (Mebidang) dan Kepulauan Nias untuk menekan angka warga yang terpapar virus corona.

"Langkah itu dilakukan melihat jumlah penularan COVID-19 yang terus meningkat di kawasan itu," ujar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Medan, Rabu (16/9).

Dia mengatakan itu saat membicarakan berbagai masalah terkini Sumut kepada Ketua DPD RI AA Lanyalla Mahmud Mattalitti yang melakukan kunjungan kerja ke daerah itu.

Edy Rahmayadi menegaskan Pemprov Sumut tidak melakukan pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), namun melakukan penyekatan terhadap wilayah yang terkontaminasi.

"GTPP membentuk tempat penyekatan untuk melakukan isolasi di Mebidang dan Nias," ujar Gubernur.

Di Nias, GTPP COVID-19 akan membuka posko serta melakukan isolasi pada orang yang datang dari luar Kepulauan Nias. Kalau hasil pemeriksaan/tes, warga positif COVID, maka akan langsung dirujuk ke RS rujukan.

"Adanya 106 orang terkonfirmasi positif di Nias dari sebelumnya nol memprihatinkan," katanya.

Ketua DPD RI AA Lanyalla Mahmud Mattalitti menyebutkan sengketa tanah dan penanganan COVID-19 menjadi fokus perhatian Presiden RI Joko Widodo.

"Oleh karena itu DPD RI perlu menanyakan kedua kasus itu ke Gubernur Sumut," katanya.

Sumber: sumut.antaranews.com

Editor: tom.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!