HETANEWS.COM

Ada Gejala dan Positif Terinfeksi Covid-19, Apa yang Harus Dilakukan?

Ilustrasi tes Covid-19, deteksi Covid-19, pengujian virus corona. Foto: Shutterstock

Hetanews.com - Jumlah kasus konfirmasi positif terinfeksi Covid-19 di Indonesia semakin meningkat dari hari ke hari. Sejak dilaporkan kasus pertama infeksi Covid-19 pada (2/3/2020) lalu, data kasus di Indonesia per tanggal (14/9/2020) sudah mencapai akumulasi 221.523 kasus.

Setidaknya dalam sehari, dilaporkan terjadi penambahan kasus 3000 atau lebih. Lonjakan kasus pasien Covid-19 ini juga semakin membuat masyarakat khawatir. Belum lagi, banyak masyarakat yang tidak tahu apa saja yang harus dilakukan ketika terkonfirmasi positif Covid-19.

Melihat kondisi ini, Chief Executive Officer (CEO) Primaya Hospital Group, dr Ferdy D Tiwow SH MS mengatakan, masyarakat harus selalu waspada terhadap berbagai gejala yang terjadi atau dialami tubuhnya.

"Jangan sepelekan gejala batuk, demam, flu, atau nyeri-nyeri yang terjadi di tubuh Anda. Gejala tersebut bisa menjadi indikasi awal potensi terpapar Covid-19," kata Ferdy dalam keterangan resminya yang diterima Kompas.com, Selasa (15/9/2020).

Hal yang harus dilakukan jika memiliki keluhan

Jika Anda mengalami keluhan atau gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera melakukan isolasi mandiri di rumah dan lakukan konsultasi kesehatan secara daring (online) atau melalui telemedicine. Selanjutnya, ikuti saran dokter yang diberikan saat berkonsultasi.

Jika dokter menyarankan untuk melakukan skrining (screening) Covid-19, maka segera kunjungi fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat. Bisa juga melakukan pemeriksaan di Fever Clinic Primaya Hospital, yang dikhususkan untuk pasien dengan gejala awal indikasi Covid-19.

Skrining di tengah pandemi Covid-19 ini umumnya dilakukan meliputi pemeriksaan darah lengkap, rapid test, dan thorax rontgent atau CT Scan. Apabila hasil dari skrining tersebut mengindikasikan adanya potensi Covid-19, maka pasien akan diarahkan untuk melakukan Swab test.

"Namun, para pasien dapat langsung melakukan pemeriksaan Swab test tanpa harus melakukan screening Covid-19 terlebih dahulu," ujarnya.

Ilustrasi karantina virus corona, Covid-19.
Foto: Shutterstock

Hal yang harus dilakukan positif terinfeksi Covid-19

Pada pasien bergejala dengan hasil skrining yang terindikasi (suspek) Covid-19 atau dengan hasil Swab test positif Covid-19, biasanya akan mendapatkan perawatan di ruang isolasi Covid-19.

Namun, jika pasien tidak mengalami gejala Covid-19, tetapi terindikasi (suspek) atau terkonfirmasi positif Covid-19, dokter akan mempertimbangkan kembali apakah pasien dapat melakukan isolasi mandiri di rumah atau harus dirawat di rumah sakit.

"Apabila, positif Covid-19, tidak bergejala dan diperbolehkan melakukan isolasi mandiri di rumah, para pasien masih diharuskan untuk melakukan konsultasi kesehatan secara online dan rutin dengan dokter yang menanganinya," kata Ferdy.

Sementara itu, dalam penanganan pasien Covid-19, Primaya Hospital melibatkan semua Dokter Spesialis Paru, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, serta Dokter Umum untuk membantu perawatan pasien. Serta, mengalokasikan sekitar 20-30 persen bed rawat inap di semua cabang rumah sakitnya untuk dijadikan sebagai ruang isolasi pasien Covid-19, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat dalam upaya mencegah penyebaran virus SARS-CoV-2 kepada pasien non-Covid-19 di wilayah gedung rumah sakit mereka.

Sumber: kompas.com

Editor: tom.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!