HETANEWS.COM

Fakta-fakta Tewasnya PSK yang Diantar Suami Layani Pelanggan di Sleman

Kanit Reskrim Polsek Depok Barat Iptu Isnaini (kiri) menjelaskan dari hasil pendalaman tewasnya seorang PSK berinisial DP (41) di sebuah hotel di Sleman Sabtu (12/9) lalu.

Sleman, hetanews.com - Polisi masih mendalami kasus tewasnya PSK asal Solo berinisial DP (41) yang tewas usai melayani pelanggan. DP tewas di sebuah hotel di Sleman pada Sabtu (12/9), saat masih bersama pelanggan terakhirnya pada hari tersebut.

Berikut fakta-fakta yang terangkum hingga Rabu (16/9):

1. Diantar Suami Layani Pelanggan

DP menjadi PSK atas pengetahuan suaminya, BT (35). Bahkan BT ikut mengantar istrinya bertemu pelanggan dan menginap di hotel yang sama, hanya beda kamar.

Kepada polisi BT berdalih, dia sebetulnya tak mengizinkan sang istri jadi PSK. Namun karena setiap dilarang sang istri minta cerai, BT akhirnya mengizinkan istrinya melayani pria hidung belang.

"Kalau diingatkan minta cerai. Karena saking sayangnya ya didampingi. Makane, kira-kira suami ini karena saking sayang sama istri ya setiap pergerakan dimonitor," kata Kanit Reskrim Polsek Depok Barat Iptu Isnaini, Selasa (15/9).

2. Sehari Layani 6 Pria

Isnaini menyebut, pada hari Sabtu (12/9), DP melayani 6 pelanggan. Seorang pelanggan yang berinisial AD (23) membooking dua kali yakni pukul 15.00 WIB dan malam harinya.

"Karena pelayanannya bagus, sabar, koordinasi lisan, nih. Kalau nambah gimana? Karena sudah janjian sama tamu lain, mundur waktu (malam hari)," kata Isnaini.

3. Tewas Disaksikan Pelanggan ke-6

Di malam itulah kemudian korban meregang nyawa usai bercumbu dengan AD. Korban mengalami kejang-kejang dan meninggal dunia.

Terkait apakah ada unsur pembunuhan dalam peristiwa ini, polisi masih menunggu hasil autopsi oleh Rumah Sakit Bhayangkara. Namun secara kasat mata tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Sementara AD dijerat Pasal 359 KUHP, yaitu karena kelalaiannya menyebabkan hilangnya nyawa orang. AD dianggap lalai lantaran tidak menolong korban ketika sekarat.

"Kelalaiannya ini mestinya pelaku ini menolong korban yang sedang membutuhkan pertolongan, dia malah menutup wajah di saat dia sekarat, ngorok-ngorok itu. Kemudian ditutuplah dengan menggunakan kaos milik korban dengan tujuan supaya suaranya tidak keluar kamar. Itu yang disampaikan ke penyidik, sehingga kita terapkan (Pasal) 359," ujar Isnaini.

Fakta-fakta Tewasnya PSK yang Diantar Suami Layani Pelanggan di Sleman (1)
Seorang pekerja seks komersial di kawasan Subang saat ditemui kumparan, Jawa Barat, Kamis (16/8/2018).

4. Pelanggan ke-6 Juga Dijerat Pasal Pencurian

Selain itu, AD dijerat Pasal 363 tentang pencurian lantaran kedapatan membawa dua ponsel korban. Kepada polisi AD mengaku saat itu panik lantaran ponsel korban berbunyi.

"Setelah mengetahui korban kejang, kemudian HP korban kan berdering terus, dibawalah HP ini oleh pelaku. Kemudian kedapatan sama saksi ataupun suami korban saat AD digeledah," kata Isnaini.

5. PSK Konsumsi Obat Penggemuk Badan

Polisi menemukan obat penggemuk badan di kamar hotel tempat pelaku tewas.

"Dari keterangan keluarga tidak ada riwayat sakit. Cuma di dalam tasnya ada obat, pil obat China. Menurut suami korban, itu adalah obat gemuk. Dari (jumlah) komposisi total, sudah berkurang 4 biji," ucap Isnaini.

6. Keterlibatan Suami dalam Praktik Prostitusi Diselidiki

Selain itu, polisi juga masih mendalami suami korban yang berstatus saksi. Pendalaman bertujuan untuk mengetahui apakah suami terlibat dalam praktik prostitusi ini, misalnya menjadi muncikari bagi istrinya atau perdagangan manusia.

Namun, untuk sementara polisi masih fokus pada penyebab tewasnya DP.

"Fokus kami soal penyebab kematiannya dulu," kata Isnaini.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!