HETANEWS.COM

Terkait Macetnya Bansos, Walikota: Tanya Kadis Langsung

Walikota Siantar, Hefriansyah usai rapat paripurna (foto/leo)

Siantar, hetanews.com - Sudah tiga bulan dana bantuan bansos belum juga diserahkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 tanpa adanya pemberitahuan resmi dari pemko siantar terkait alasan macetnya penyaluran tersebut.

Saat hetanews mencoba mewawancarai Wali Kota Hefriansyah salah seorang yang selalu mengikut Hefriansyah yang biasa di panggil Buyung mencoba membatasi wartawan buat wawancara.

"Sudah ya sudah," ujarnya sembari menghalangi wartawan buat mendekati orang nomor satu di Siantar tersebut.

Dengan meneriakkan pak wali mau wawancara akhirnya orang nomor satu di siantar ini mau menjawab pertanyaan dari hetanews terkait kendala tertunggaknya bansos disalurkan ke masyarakat.

"Akhir september ini sudah akan kita bagikan. Karena mereka kan mau periksa Covid 19 itu," ujarnya sembari berlalu masuk ke mobil dinas dan menyarankan agar menanyakan langsung ke kadis sosial.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial, Pariaman Silaen, mengatakan masih dalam progres verifikasi data karena sebelumnya banyak ditemukan data ganda. 

"Jadi sekarang kita sedang melakukan verifikasi itulah agar tidak ada lagi data yang ganda. Inilah sekarang dalam proses verifikasi dan kalau sudah clear semua itu mudah-mudahan tidak ada lagi yang ganda itulah harapan kita," ujarnya.

Masih dengan Pariaman, kalau saat ini masih konsentrasi melakukan verifikasi dan validasi data yang disampaikan seluruh kelurahan ke dinas sosial. 

"Kalau nantinya sudah bersih semua data itu baru dalam waktu dekat kita akan salurkan," ujarnya.

Saat di tanya hetanews apakah penyaluran ini akan sekaligus dilakukan untuk yang tertunggak tiga bulan itu? 

"Tidak tiga bulan. Tetap kita lakukan secara bertahap. Karena inikan mau tahap ke empat dan rencananya memang sampai bulan Desember. Karena masih situasi Pandemi Covid-19 makanya kita bagikan tapi kalau sudah berakhir ngapain kita bagikan lagi," tegasnya sembari mengatakan tetap uang yang diberikan.

Untuk yang sekarang sudah masuk data ke dinas sosial ada 25.020 orang dan itu sudah hasil dari beberapa kali seleksi pengecekan dilakukan, tambah Pariaman.

"Kita juga disini menjalin kerjasama dengan pihak Bank Sumut. Jadi nantinya kita buat dulu perjanjian kerjasama nya baru kita buat SK penetapan kepada semua penerima itu sebagai dasar penerima mereka," tutupnya.

Penulis: leonardo. Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Komentar 1
  • Fatha Morgana
    Tetap bertahap dan sampai desember,berarti minus 2 kali juli dan agustus.itupun kalau msh covid.kalau tdk ya berhenti.lantas dananya dikemanain.hak orang jgn digantung pak.nurani donk pak,nurani.200rb aja digantung,lapar gk bisa digantung pak.kasihan mereka yg sangat sangat membutuhkan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan