HETANEWS.COM

Beli Sabu di Gang Puri, Vijay Diancam 6 Tahun Penjara

Jaksa Ronald saat membacakan tuntutan 6 tahun penjara terhadap terdakwa Vijay melalui sidang online. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Vijay Pranata (23), warga Karang Anom Panei Tongah, Kabupaten Simalungun, diancam 6 tahun penjara, denda Rp800 juta subsider 6 bulan penjara, disidang online PN Simalungun, Selasa (15/9/2020).

Jaksa H Ronald MP SH menyatakan terdakwa bersalah, melanggar pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hukum memiliki narkotika golongan I bukan tanaman. Vijay juga dibebankan membayar ongkos perkara sebesar 5 ribu rupiah.

Terdakwa ditangkap Satres Narkoba Polres Simalungun, pada Rabu, 18 Maret 2020 lalu, di rumah makan Umy Rayhan, Simpang Karang Anom Panei Tongah. Vijay disuruh mengambil handphone Robi Setia Pratama (DPO) yang tinggal di warung.

Saat masuk ke warung, dia langsung ditangkap Efraim Purba, Sandro Purba dan Mario Hutauruk. Sedangkan Robi melarikan diri. Barang bukti 2 paket sabu seberat 0,79 gram yang disita dari terdakwa, dinyatakan dimusnahkan.

Barang bukti tersebut diakui milik Robi yang baru saja dibeli dari seseorang, di Gang Puri, Kelurahan Melayu, Kota Pematangsiantar, seharga Rp200 ribu. Sabu tersebut akan digunakan bersama - sama.

Didampingi pengacara Sintong Sihombing dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan. Dengan alasan menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Majelis hakim, diketuai Hendrawan Nainggolan SH, menunda persidangan hingga Selasa mendatang untuk pembacaan vonis. "Untuk putusan, sidang ditunda hingga Minggu depan,"katanya sambil mengetuk palu.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan