HETANEWS.COM

Robert Tua Siregar Tanggapi Pernyataan Mahfud MD Terkait Pilkada 92% Dibiayai Cukong

Foto: Robert Tua Siregar

Simalungun, hetanews.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menilai potensi korupsi di pemerintahan daerah, masih terbuka cukup lebar. Menurutnya, sekitar 92 persen calon yang bertarung di Pilkada dibiayai pengusaha besar selaku pemilik modal (cukong)

Menanggapi hal tersebut, Robert Tua Siregar menyampaikan, Pilkada yang dibiayai oleh pemilik modal, menimbulkan Raja -raja kecil dan tidak mencerminkan NKRI, sehingga Konsep Bhinneka Tunggal Ika akan semakin menurun.

Pemimpin yang didukung oleh cukong atau pemilik modal, perjalannya tidak kreatif dan akan terbelenggu, sehingga perpecahan di akar rumput semakin rentan sebelum atau sesudah Pilkada.

“Untuk itu, saya pribadi sudah sering mengutarakan Pilkada Gubernur atau Bupati/Walikota, sebaiknya ditiadakan, cukup hanya dengan pemilihan di DPRD,” kata Robert Tua Siregar.

Hal ini tentu akan mengurangi rentan perbedaan, penguatan NKRI dengan siapa yang bisa memimpin di seluruh NKRI, penghematan biaya, penguatan pimpinan karena tidak dibebani biaya atau cukong, pengurangan tindakan pengembalian modal oleh kepala daerah terpilih.

Penulis: juindra. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan