HETANEWS.COM

Pelanggaran Protokol di Pilkada: Positif Corona ke KPU, Pendukung Tak Bermasker

Akhyar dan Salman Alfarisi saat mendaftar di KPU Medan.

Medan, hetanews.com - KPU telah mengevaluasi tahapan pendaftaran bakal pasangan calon di Pilkada 2020 pada tanggal 4-6 September. Tahapan pendaftaran itu menuai banyak kritik karena ditemukan banyak pelanggaran protokol kesehatan.

"Sebanyak 60 bakal calon dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan pemeriksaan swab mandiri oleh bakal calon yang dimaksud. Ini tentu jadi evaluasi kita bersama," kata Komisioner KPU I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dalam diskusi daring bertajuk 'Evaluasi Penerapan Protokol Kesehatan Pada Pilkada 2020', Selasa (15/9).

"Karena kesehatan bakal paslon dan nanti ketika sudah ditetapkan itu sangat penting agar kemudian tahapan-tahapan pilkada bisa diikuti semua paslon," tambah dia.

Selain itu, dalam slide yang dipaparkan Raka Sandi, ditemukan pendukung bakal paslon yang tak memakai masker saat tahapan pendaftaran. KPU berjanji akan memberi perhatian khusus pada pengetatan protokol COVID-19 di tahapan berikutnya.

"Antisipasi di tahapan selanjutnya jadi atensi kami dan kita semua. Kita akan memasuki masa kampanye pada 26 September sampai 5 Desember 2020 selama 71 hari yang kemudian pemungutan suaranya 9 Desember 2020. Saya kira itu tahapan inti Pilkada," ucap Raka Sandi.

Pelanggaran Protokol di Pilkada: Positif Corona ke KPU, Pendukung Tak Bermasker (1)
Komisioner KPU RI Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi.

Lebih lanjut, Raka Sandi mengatakan, sebenarnya dalam Peraturan KPU sudah diatur siapa saja yang wajib mengikuti protokol kesehatan. Ia menegaskan seluruh pihak diwajibkan mengikuti PKPU tersebut.

Aturan terkait penerapan protokol kesehatan selama Pilkada 2020 diatur dalam PKPU Nomor 6 Pasal 11 Ayat 1. KPU saat ini juga sedang mencermati Perubahan PKPU Nomor 4 Tahun 2012 dan menyesuaikannya dengan tahapan Pilkada 2020.

"Kami berharap, melalui evaluasi ini KPU mendapat masukan dan kami akan berkoordinasi dengan Bawaslu, pemerintah, satgas, dan dengan kepolisian. Mudah-mudahan aturan yang sudah disiapkan, bisa dilaksanakan dengan baik. Jika ada hal yang melanggar, bisa diambil langkah sesuai aturan yang berlaku," tutur Raka Sandi.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!