HETANEWS.COM

Bareskrim: Jangan Sampai Pilkada 2020 Jadi Klaster Corona

Ilustrasi Kotak Suara.

Jakarta, hetanews.com - Bareskrim Polri menggelar webinar terkait penguatan dan penyegaran kemampuan penyidik pidana pemilihan selama Pilkada berlangsung. Polri diharapkan bisa mencegah munculnya klaster corona baru saat Pilkada 2020.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo mengatakan, Pilkada 2020 menjadi pemilihan pertama yang dilakukan di tengah pandemi virus corona. Karena itu, menjalankan protokol kesehatan merupakan yang utama.

"Prioritaskan keselamatan dan kesehatan petugas," kata Ferdy dalam keterangannya, Selasa (15/9).

Bareskrim: Jangan Sampai Pilkada 2020 Jadi Klaster Corona (1)
Penguatan dan penyegaran kemampuan penyidik tindak pidana pemilihan Polri.

Sejauh ini, pemerintah daerah memang sudah menerbitkan aturan tentang pelanggaran protokol kesehatan. Polri patut mendorong Pemda lainnya yang belum mengatur itu aturan itu untuk segera membuatnya.

"Berikan sanksi sesuai aturan bagi pelanggar protokol kesehatan yang setelah diberi peringatan tidak diindahkan," tambah dia.

Bareskrim: Jangan Sampai Pilkada 2020 Jadi Klaster Corona (2)
Penguatan dan penyegaran kemampuan penyidik tindak pidana pemilihan Polri.

Polri sudah meminta MA menyiapkan hakim khusus untuk membantu dalam pelaksanaan sidang pelanggar protokol kesehatan di setiap tahapan pemilu.

"Setiap anggota Polri wajib bersikap netral. Tidak menggunakan kewenangan, keputusan, tindakan menguntungkan salah satu pihak," ujar Ferdy.

Cegah jangan sampai Pemilihan Serentak 2020 menjadi klaster baru COVID-19.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo

Bareskrim: Jangan Sampai Pilkada 2020 Jadi Klaster Corona (3)
Penguatan dan penyegaran kemampuan penyidik tindak pidana pemilihan Polri.

Ferdy meminta semua penyidik melakukan komunikasi, koordinasi, kerja sama, kolaborasi, dan integrasi dengan Stakeholder terkait. Misalnya KPU, Bawaslu, DKPP, Parpol, Peserta, TNI, dan masyarakat. Sehingga pelaksanaan penegakan hukum tindak pidana pemilihan yang profesional dan adil.

Hadir pula sebagai narasumber dalam webinar ini, yakni Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo, Dir Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandri, Ahli Pidana Pemilihan Prof Topo Santoso dan Komisioner Bawaslu Ratna Dewi.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!