HETANEWS.COM

Hampir 10 Tahun, Apong dan Acuan Tak Dieksekusi Jaksa

Tim pengacara saat memberikan keterangan pers. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Tim Pengacara Novyeva Sianturi, Efi Risa Junita dan Sihar Tagor Josua, mendatangi kantor Kejari Pematangsiantar, Selasa (15/9/2020).

Mereka mempertanyakan Kejari yang tak kunjung mengeksekusi terpidana Herianto als Acuan dan Hasan Thomas als Apong.

Keduanya warga jalan Merdeka dan jalan Dalil Tani Kota Pematangsiantar. Dan sempat diyatakan DPO oleh Kejari, pada 8 Desember 2011, lalu.

Penetapan DPO, pasca putusan MA No 285.K/Pid/2011, yang menyatakan para terdakwa telah terbukti melakukan pencurian dengan pemberatan dalam kalangan keluarga. Menjatuhkan pidana penjara masing - masing selama 5 tahun.

Kedua terpidana, bersama Adi Sufianto als Pem Peng, warga Jalan Merdeka, dinyatakan bersalah, namun vonis  Pem Peng, dinyatakan onslagh setelah mengajukan PK.

"Terbukti melakukan  perbuatan tapi bukan merupakan tindak pidana". Demikian putusan Peninjauan Kembali (PK), kata Novy didampingi dua rekannya saat memberikan keterangan kepada wartawan, siang tadi, di Pengadilan Negeri (PN) Pematangsiantar.

Tim Kuasa Hukum Rosmawaty Jingga ini mengharapkan, pihak Kejaksaan segera mengeksekusi Acuan dan Apong yang sudah 9 tahun berkeliaran.

"Bahkan keduanya telah menandatangani kuasa kepada salah seorang pengacara, jadi tidak ada alasan lagi bagi jaksa, selaku eksekutor melakukan tugasnya," jelasnya.

Menurut Novy, ini bukan hanya kepentingan seseorang tapi demi penegakan hukum bagi semua masyarakat, tegasnya.

Sebagaimana diketahui jika ke-3 nya  diduga telah memalsukan semua keterangan waris, sehingga berhasil membawa kabur semua warisan Tho Cing Seng dari dalam kotak SDB (safety deposit box) di CIMB Niaga. Sehingga mengakibatkan saksi korban, Rosmawaty Jingga, mengalami kerugian hampir Rp3 Milyar.

Kasi Intel Bas Faomasi Jaya Laia yang dikonfirmasi wartawan, siang tadi, membenarkan, telah menerima pelaporan tim pengacara tersebut. "Benar kami sudah menerima pelaporannya,"kata Bas.

Tim pengacara berharap penegakan hukum dapat ditegakkan, dan jaksa selaku eksekutor segera mengeksekusi para terpidana untuk menjalani hukuman 5 tahun. Karena sejak kasus ini disidangkan, para terpidana tidak pernah ditahan, jelas Efi.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!