HETANEWS.COM

Ditangkap Curi Motor, Residivis Ini Mengaku Uangnya untuk Pesta Seks dan Narkoba

Tersangka Syahril Bin Hasyim saat diamankan di Mapolsek Medan Kota. (Foto: istimewa)

Medan, hetanews.com - Personel Polsek Medan Kota menangkap seorang pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) yang kerap beraksi di Kota Medan. Pelaku yang bernama Syharil Bin Hasyim mencuri motor untuk pesta seks dan narkoba.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan Syahril Bin Hasyim merupakan residivis yang baru bebas pada Agustus lalu setelah mendapatkan remisi. Penangkapan pelaku berawal dari laporan kehilangan sepeda motor Suwati (35) warga Medan Perjuangan, Kompleks Multatuli, Kecamatan Medan Maimun.

"Korban mengaku kehilangan sepeda motornya yang di parkir dengan kunci stang di kantor tempatnya bekerja. Saat akan pulang, korban tidak mendapati sepeda motornya lagi," kata Riko, Minggu (13/9/2020).

Dari pemeriksaan kamera CCTV, petugas berhasil mengidentifikasi tersangka dan melakukan penangkapan terhadap tersangka.

"Modusnya, pelaku menyewa mobil, kemudian berkeliling. Setelah mendapatkan sasarannya, pelaku pun memarkirkan mobilnya, lalu mencuri sepeda motor korban. Setelah itu, pelaku kembali mengambil mobilnya yang diparkir," ungkapnya saat memberikan keterangan pers di Mako Polsek Medan Kota, Sabtu (12/9/2020).

Saat diinterogasi, lanjut Riko, tersangka mengakui perbuatannya dan menjual sepeda motor korban kepada seseorang bernama Panji melalui Ucok di kawasan Marendal. Namun saat dilakukan pengembangan ke daerah tersebut untuk mencari penadahnya, tersangka melakukan perlawanan dan melarikan diri, sehingga harus diberikan tindakan tegas dengan menembak kakinya.

"Selain di Komplek Multatuli, pelaku juga pernah melakukan aksi pencurian serupa satu kali di Jalan Merbau belakang Plaza Medan Fair, dan dua kali di Jalan Diponegoro," bebernya.

Riko menambahkan, dari pelaku, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti 1 unit mobil, sepasang pakaian, kunci leter Y beserta dua buah anak kunci, handphone, dan sepeda motor Honda Beat BK 5587 AIC, dua lembar STNK, dan rekaman CCTV. Terhadap pelaku, akan dijerat Pasal 363 KUHPidana.

Sementara itu, pelaku Syahril mengaku uang hasil penjualan sepeda motor itu, selain digunakannya untuk kebutuhan ekonomi juga dinikmatinya untuk melakukan pesta seks dan narkoba di kawasan Bandar Baru, Sibolangit.

"Iya dipakai untuk itu," ujarnya.

sumber: iNews.id

Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan