HETANEWS.COM

Miskun Minta Hukumannya Diperingan, Hakim: Sudah Ringan Kali Itu

Terdakwa Miskun diancam 4,6 tahun penjara dan denda Rp800 juta subsider 6 bulan penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Miskun (55), warga Huta Bukit Bayu, Nagori Bah Joga, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, dituntut 4,6 tahun penjara, denda Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara oleh jaksa Barry Sugiarto Sihombing SH, disidang online PN Simalungun, Kamis (10/9/2020).

Atas tuntutan jaksa itu, terdakwa memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan lagi.

"Saya mohon ringankan hukuman saya pak hakim,"kata terdakwa, siang itu.

Spontan, ketua majelis hakim mengatakan "mau diringankan apalagi, sudah ringan kali itu tuntutan jaksa,"kata Hendrawan Nainggolan SH. Karena pasal 112, ancaman hukuman minimalnya 4 tahun, ujarnya.

Jaksa menyatakan, terdakwa bersalah melanggar pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hukum memiliki narkotika golongan I bukan tanaman.

Terdakwa ditangkap Satres Narkoba Polres Simalungun, saksi Andi Nainggolan, Efraim Purba dan A Tampubolon, pada Rabu, 15 April 2020, lalu, di dalam gubuk Kampung Korem Jawa Maraja.

Siang itu, terdakwa mendatangi gubuk untuk membeli sabu dari Poltak, seharga Rp100 ribu. Usai memberikan sabu kepada terdakwa, Poltak permisi sebentar keluar dari gubuk dan seketika itu, terdakwa ditangkap polisi.

Petugas menyita sepaket sabu dalam kotak rokok Magnum blue yang sempat dibuang terdakwa Miskun.

Kepada petugas, terdakwa mengakui, jika sabu tersebut adalah miliknya yang dibeli dari Poltak. Sedangkan pipet, bong dari botol Aqua dan kaca pirex yang disita dari dalam gubuk, diakui terdakwa milik Poltak.

Untuk mendengarkan vonis hakim, sidang ditunda seminggu. Sidang ditunda hingga Minggu depan untuk pembacaan putusan, kata hakim.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan