HETANEWS.COM

Kejari Siantar Hentikan Penuntutan Kasus Pengrusakan di PD PAUS

Kasi Pidum bersama Kasi Intel dan para tersangka, korban serta tokoh masyarakat memberikan keterangan pers kepada wartawan Kamis (10/9). (Foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Kejaksaan Negeri Pematangsiantar menghentikan perkara pengrusakan yang terjadi di PD PAUS (Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha). Sebelumnya Direktur PD Paus selaku Saksi korban Bernard Hutabarat telah melaporkan 3 pelaku pengrusakan yang masih berstatus sebagai karyawan PD PAUD Kota Pematangsiantar.

Ketiga nya sudah ditetapkan sebagai tersangka berinisial AS, JS dan BM, dan sudah dilakukan tahap 2 yakni penyerahan tersangka dan barang bukti kepada JPU Kejari Pematangsiantar. Namun antara korban dan para pelaku sepakat melakukan perdamaian dan kedua belah pihak tidak lagi ada yang keberatan sehingga Kejari Pematangsiantar melakukan penghentian penuntutan.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Jaksa Agung No.15/2020 tentang Restoratif Justice. Demikian dikatakan Kajari melalui Kasi Pidum M Chadafi Nasution didampingi Kasi Intel Bas Faomasi Jaya Laia kepada wartawan Kamis (10/9) di kantornya.

M Chadafi dalam pers relisnya kepada wartawan juga menghadirkan para tersangka, saksi korban dari PD PAUS Kota Pematangsiantar dan beberapa tokoh masyarakat diantara Unung Simanjuntak yang hadir sebagai saksi dalam upaya mediasi tersebut. 

Secara singkat Chadafi menjelaskan tentang pengrusakan yang dilakukan ketiga tersangka di kantor PD PAUS jalan Merdeka dengan merusak meja. Diduga para pelaku pengrusakan merasa kesal karena gajinya yang tidak pernah dibayar meski sudah bekerja selama 4 tahun.

"Penghentian Penuntutan diluar Pengadilan", tambah Bas.

Penulis: rahayu. Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!