Siantar, hetanews.com - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Siantar, melakukan cek TKP, di sebuah rumah kontrakan, di Jalan Sumber Jaya, Gang Kamboja RT 003 RW 002, Lingkungan 2, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Selasa (8/9/2020) siang.

Cek TKP ini, untuk menggeledah dan mencari barang bukti, terkait kasus pencabulan yang dilakukan ARA (17), kepada pacarnya RA (15) yang dipimpin langsung Kanit PPA, Iptu Klinus Sitinjak.

Proses penggeledahan, disaksikan oleh pihak Kelurahan dan Ketua RT. Polisi, juga membawa tersangka ARA.

ARA ditetapkan sebagai tersangka, kasus pencabulan kepada pacarnya yang masih anak di bawah umur. Di rumah kontrakan itu, ARA telah berulang kali menodai pacarnya tersebut.

Foto senjata tajam yang diamankan. (foto/ndo)

Polisi juga mencari barang bukti lainnya, terhadap kasus dugaan perdagangan manusia (human trafficking) yang dilakukan ARA.

ARA, menjual pacarnya via aplikasi MiChat dengan tarif Rp300 Ribu per sekali kencan. Menurut pengakuan korban, ia telah dijual pacarnya sebanyak 9 kali.

Dalam penggeledahan ini, polisi menemukan beberapa barang bukti, seperti pakaian korban, pakaian dalam korban dan 2 buah senjata tajam yaitu sebilah sangkur dan pedang.

Baca juga: TKP di Siantar, Jual Pacar Rp300 Ribu di MiChat

Iptu Klinus, geleng - geleng saat penemuan dua buah senjata tersebut, menunjukkan arti keheranannya dan belum mengetahui asal senjata tersebut. "Entah darimana lah dapat orang itu ini,"kata Klinus, di depan Ketua RT setempat.