HETANEWS.COM

Beli Sabu, Tolo dan Ardi Divonis 5 Tahun Penjara

Dua terdakwa divonis 5 tahun penjara, disidang online PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Sudi Hartono alias Tolo (31) dan Ardi  Ardiansyah (24), warga yang sama di Jalan Setia Huta V, Nagori Karang Rejo, Kecamatan Gunung Maligas, terbukti membeli sabu secara patungan dan masing-masing divonis 5 tahun penjara, denda Rp900 juta, subsider 6 bulan penjara.

Vonis hakim pimpinan Hendrawan, dibacakan dalam persidangan online, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Selasa (8/9/2020).             

Sebelumnya, Jaksa Juna Karo Karo SH, menuntut hukuman yang sama, hanya denda yang berbeda Rp800 juta subsider 6 bulan penjara.

Kedua terdakwa dinyatakan bersalah, melanggar pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Menurut hakim, kedua terdakwa ditangkap anggota Satnarkoba Polres Simalungun, saksi Aswin Manurung, Andi S Nainggolan, Efraim Purba dan Sandro Purba, pada Selasa, 25 Februari 2020 lalu, pukul 09.00 WIB, di Huta Gerak Tani, Nagori Marihat Baris Siantar, Simalungun.                

Dari saku celana terdakwa Ardi, polisi menyita 1 plastik klip kecil sabu, satu buah handphone Samsung dan uang Rp 100 ribu. Kedua terdakwa mengaku, baru saja membeli sabu tersebut secara patungan dari Eche (DPO) seharga Rp250 ribu.                 

Barang bukti sabu 0,20 gram dan sebuah handphone dirampas untuk dimusnahkan dan uang Rp100 ribu, dirampas untuk negara. Para terdakwa juga dibebankan membayar ongkos perkara sebesar 5 ribu rupiah.                  

Terdakwa didampingi pengacara, Sintong Sihombing, menyatakan pikir-pikir atas vonis tersebut, dan juga jaksa.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan