HETANEWS.COM

Hakim Tak Sependapat dengan Jaksa, Kurir Sabu Ini Divonis 6 Tahun Penjara

Terdakwa Imam saat mengikuti sidang, mendengarkan vonis yang digelar secara online. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Majelis hakim, pimpinan Roziyanti, Aries Ginting dan Mince Ginting, tak sependapat dengan jaksa, Juna Karo Karo SH yang menyatakan Imam Prasetya Sihombing (20), melanggar pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang pemilik narkotika.

Menurut hakim, terdakwa terbukti sebagai kurir atau menjadi perantara, dalam jual beli narkotika dan dipersalahkan melanggar pasal 114 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika.

Terdakwa akhirnya divonis 6 tahun penjara, denda Rp1,2 Milyar, subsider 6 bulan penjara. Vonis hakim, dibacakan dalam persidangan online, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (7/9/2020).

Sebelumnya, Jaksa Juna, menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun, denda Rp800 juta subsider 6 bulan penjara.

Faktanya, terdakwa disuruh mengambil paket narkotika oleh Rozi (DPO) seharga Rp500 ribu.

Warga Emplasemen Bah Birong Ulu Mariah, Kecamatan Sidamanik ini, ditangkap petugas, pada Minggu, 8 Maret 2020, lalu, saat melintas, di jalan umum Bah Butong.

Terdakwa mengendarai Honda Revo dan baru saja mengambil pesanan Rozy dari seseorang yang tidak dikenal terdakwa.

Saat menuju pulang dan hendak menemui Rozy, Imam diamankan bersama barang bukti 4 paket sabu, seberat 1,06 gram yang dibalut dengan kertas tissu.

arang bukti sabu dinyatakan dimusnahkan, sedangkan sepeda motor Honda Revo, dinyatakan dirampas untuk negara.

Didampingi pengacara prodeo dari Posbakum PN Simalungun, Sarah Pulungan, terdakwa menyatakan pikir-pikir atas vonis tersebut.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan