HETANEWS.COM

Paslon Soekirman-Ryan Terancam Gagal Ikut Pilkada 2020

Pendukung Soekirman – Ryan, menunggu kepastian dari KPUD Sergai.

Sergai, hetanews.com - Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai),  Ir H Soekirman dan Tengku M. Ryan Novandi, hingga kini, belum diterima mendaftar KPU Sergai, Jumat (4/9/2020) malam.

Mereka mendapat kendala dari dukungan B1 KWK Partai Amanat Nasional (PAN), yang diterima pasangan Soekirman-Tengku Ryan, tertanggal 3 September 2020.

Sebelumnya, pasangan H Darma Wijaya dan H Adlin Tambunan (Dambaan) yang terlebih dahulu datang mendaftar pagi hari ke KPU, juga sudah membawa B1-KWK dari DPP PAN.

Menurut informasi, berkas B1-KWK ditolak oleh sistem. Karena berkas yang sama sudah sempat dimasukkan oleh KPU ke Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Setelah berjalannya waktu, tiba-tiba Soekirman keluar dari kantor KPU Sergai dan mengatakan keadilan harus ditegakkan, dan hukum harus ditegakkan. KPU itu tugasnya menerima, bukan menentukan siapa yang salah siapa yang benar, kata Soekirman.

Menurut Soekirman, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN mengatakan, kalau partai kalau mencalonkan dua pasangan adalah kesalahan. DPP PAN, kata Soekirman, tidak mencalonkan dua calon, tapi satu pasangan calon yakni Soekirman dan Ryan.

"Sudah dibatalkan satu calon (Darma-Adlin), kenapa KPU tidak bisa menerima. Kalau seperti itu, kita bertahan di sini saja," katanya.

Namun begitu, Soekirman meminta agar pendukungnya tetap santun, solid dan berbudaya. Ia juga melarang pendukungnya untuk berbuat anarkis. Namun kiranya dapat membantu pihak Kepolisian, mengawal jalannya proses pendaftaran. Selanjutnya, Soekirman kembali masuk ke dalam gedung KPUD Sergai.

Selang 15 menit, Soekirman kembali keluar dan berkumpul dengan para relawannya. Tampak wajah kekecewaan keluar dari Soekirman. Ia pun sempat mendapat telepon khusus dari Sekjen PAN, Eddy Soeparno. Ia pun meminta petunjuk terkait kondisi yang terjadi.

Dari pengeras suara, Eddy menyampaikan agar Soekirman meminta kepada KPU, berita acara penolakan.

"Berita acara penolakan itu akan kita rapatkan besok dengan KPU RI," ujar Eddy melalui telepon yang didekati dengan pengeras suara yang dipegang Soekirman.

Menurut informasi, Soekirman-Ryan, awalnya hanya mendapat dukungan dari Partai NasDem dan PKS yang hanya 8 kursi.

Karena tidak cukup persyaratan, Soekirman-Ryan lalu mencoba lobi DPP PAN agar mendapat rekomendasi dan B1-KWK. Hingga akhirnya, pada 3 September 2020, Soekirman-Ryan pun mendapatkan B1-KWK yang ditandatangani oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Sekjen Eddy Soeparno, pada Jumat sore, 4 September 2020.

Hingga berita diterbitkan, sekitar pukul 22.21 WIB, Soekirman-Ryan dan pendukungnya masih berada di Kantor KPUD Sergai. Sedangkan pihak KPU Sergai, juga belum dapat dikonfirmasi.

Penulis: sutrisno. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan