HETANEWS.COM

Kasus Corona di Sumut Terus Meningkat, Presiden Jokowi Minta Gubernur Edy Berhati-hati

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat mengikuti rapat terbatas secara virtual dengan Presiden Jokowi dari kediaman dinasnya di Jalan Jenderal Sudirman, Medan, Selasa (1/9). Foto: Dok. Istimewa

Hetanews.com - Presiden Jokowi mengingatkan kepada seluruh gubernur, termasuk Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi terkait meningkatnya kasus infeksi virus corona di Indonesia.

Hal itu dikatakan Jokowi dalam rapat terbatas secara virtual dengan para gubernur dan para kepala lembaga negara, Selasa (1/9). Gubernur Edy Rahmayadi mengikuti ratas tersebut dari rumah dinasnya di Jalan Jenderal Sudirman, Medan.

Jokowi mengatakan bahwa pergerakan kasus infeksi virus corona di Indonesia masih lebih terkendali dibanding negara lain. Kendati demikian, Jokowi meminta kepada seluruh gubernur untuk lebih bekerja keras lagi dalam mengendalikan kasus infeksi corona penyebab Covid-19.

Lebih lanjut lagi, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia akan mendapatkan 20-30 juta vaksin di akhir tahun 2020. Lalu hingga akhir tahun 2021, pemerintah berkomitmen untuk mendatangkan sekitar 290 juta vaksin.

Dalam ratas tersebut, Edy Rahmayadi melaporkan kasus infeksi virus corona di Sumut yang menunjukkan adanya peningkatan. Dijelaskan Edy berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, angka positivity rate di Sumut saat ini mencapai 16,1%.

Angka tersebut menunjukkan adanya penurunan dari pertengahan Agustus 2020 yang kala itu sebesar 18.3%. Sementara itu, angka kesembuhan Covid-19 di Sumut hingga di akhir Agustus mencapai 58,1% atau mengalami peningkatan dibanding pertengahan Agustus yang mencapai 43%.

Sumber: indozone.id

Editor: tom.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan