HETANEWS.COM

Beli Sabu, Tolo dan Ardi Dituntut 5 Tahun Penjara

Dua terdakwa diancam 5 tahun penjara, disidang online PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Sudi Hartono alias Tolo (31) dan Ardi Ardiansyah (24), warga yang sama, di Jalan Setia Huta V, Nagori Karang Rejo, Kecamatan Gunung Maligas, terbukti membeli sabu secara patungan.

Keduanya, masing-masing dituntut 5 tahun penjara, denda Rp 800 juta, subsider 6 bulan penjara, di sidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (2/9/2020).            

Jaksa Juna Karokaro SH, menjerat kedua terdakwa melanggar Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Menurut jaksa,  kedua terdakwa ditangkap anggota Satnarkoba Polres Simalungun, saksi Aswin Manurung, Andi S Nainggolan, Efraim Purba dan Sandro Purba, pada Selasa, 25 Februari 2020, pukul 09.00 WIB, di Huta Gerak Tani, Nagori Marihat Baris.                

Dari saku celana terdakwa Ardi, polisi menyita 1 plastik klip kecil sabu, satu buah handphone Samsung dan uang Rp 100 ribu. Kedua terdakwa mengaku baru saja membeli sabu tersebut secara patungan dari Eche (DPO) seharga Rp 250 ribu.                 

Menurut jaksa, barang bukti sabu 0,20 gram dan sebuah handphone, dirampas untuk dimusnahkan dan uang Rp100 ribu, dirampas untuk negara.                   

Atas tuntutan jaksa, terdakwa didampingi pengacara, Sarah Pulungan SH MH, secara lisan memohon agar hukuman kedua kliennya diringankan hakim.

Dengan alasan, sangat menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.                  

Untuk mendengar vonis majelis hakim yang diketuai Roziyanti SH, sidang ditutup dan dibuka kembali pada Selasa mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan