Siantar, hetanews.com - Aksi pencurian kendaraan bermotor, terjadi di parkiran caffe kopi gayo yang berada didepan Rumah Sakit Swasta Rasyida, tepatnya di Jalan Seram Atas, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Selasa (1/9/2020) malam sekira jam 20.30 wib.

Aksi kedua pelaku tersebut terekam CCTV.

Hasil rekaman menunjukkan kedua pelaku datang menggunakan sepeda motor merek vario. Selanjutnya satu pelaku yang dibonceng berjaket hitam tampak bertugas sebagai pemantau dan yang satunya lagi yang berkaos putih langsung melakukan eksekusi.

Dari rekaman CCTV, tidak butuh lama pelaku langsung menggasak sepeda motor merek Honda beat warna hitam dengan BK 2283 WAK milik Suwardi (45) warga Jalan Madura Bawah, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, kota Pematangsiantar.

Selanjutnya, tersangka langsung melaju menuju arah Jalan Jawa.

Korban Suwardi saat di temui Rabu, (2/9/2020) bercerita kalau dia mengetahui keretanya tidak ada lagi di lokasi pada saat hendak pulang ke rumah.

 "Sebentarnya aku duduk minum kopi, habis dari Jalan Sadum ‘ngantar anak. Pas mau pulang, kutengok sudah hilang," ujarnya.

Suwardi juga bercerita, pasca kejadian dirinya kaget dan lemas saat mengetahui bahwa sepeda motornya yang biasa digunakan kerja buat ngantar catringan sudah tidak ada lagi. Selanjutnya dia langsung menanyakan kepada pemilik caffe hasil rekaman CCTV.

"Beruntunglah ada CCTV, jadi kuminta rekamannya. Setelah kulihat, aku menuju Polsek Siantar Barat malam itu juga. Barulah petugas cek TKP, dan meminta juga hasil rekaman. Laporan ku belum selesai, karena petugas masih meminta surat keterangan hilang dari Showroom. Apalagi keretaku masih kredit," jelasnya.

Menurutnya, atas kejadian itu dirinya merugi sekitar Rp 11 jutaan. Sementara, di tempat terpisah Kanit Reskrim Polsek Siantar Barat Ipda Jhon Purba dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dari korban. Lalu mengatakan masih melidik kedua pelaku dari hasil rekaman CCTV.

"Benar, anggota tadi malam ke TKP. Saat ini korban kita arahkan dulu untuk minta surat keterangan dari Shoroom. Karena kan masih kredit, jadi buat kelengkapan laporan," ujarnya Sembari mengatakan pihaknya masih mendalami dan segera menangkap pelaku.