Simalungun, Hetanews.com – Hari ini pihak PLN (Perusahaan Listrik Negara) memutus sementara jaringan lampu penerang jalan di sejumlah titik Kabupaten Simalungun, jumat (28/08/2020).

Kondisi ini terpaksa dilakukan karena pihak pemkab menungak pembayaran tagihan selama tiga bulan yaitu sejak bulan Juli – Agustus 2020.

Sebelumnya pihak PLN telah melakukan berbagai upaya baik secara tertulis maupun komunikasi langsung, untuk percepatan pembayaran namun hingga sebelum dilakukannya pemutusan hari ini, belum ada pembayaran yang dilakukan oleh pihak Pemda Simalungun.

"Sebelumnya pemberitahuan pemutusan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) ini telah disampaikan secara tertulis pada tanggal 24 Agustus 2020 dan telah dikomunikasikan," ujar Rudi, Humas UP3 PLN.

Baca juga: PLN putus lampu penerangan jalan di sejumlah titik daerah simalungun

Tercatat sejumlah lampu peneranan jalan umum (LPJU), akan menjadi korban pemutusan akibat tunggakan tagihan ini. Sejumlah LPJU tersebut berada di daerah kerja PLN UP3 Pematangsiantar diantaranya ULP Siantar Kota, ULP Sidamanik, ULP Parapat, ULP Tanah Jawa, ULP Perdagangan, ULP Dolok Masihul dan ULP Limapuluh. 

Bakal Calon Bupati Simalungun, Muhajidin Nur Hasyim, saat dikonfirmasi terkait hal ini mengaku terkejut. Beliau menyayangkan pemutusan sementara LPJU ini terjadi.

“Kasihan masyarakat. Kita tau ekonomi sekarang melemah karena pandemi. Rakyat jangan dibikin semakin susah. Lampu jalan itu kan sangat vital untuk penerangan di simalungun terutama aktivitas warga,” ujar Hasyim.