Siantar, hetanews.com - Jhon Bastian Nadapdap alias Jeka (46) warga jalan Pisang Gg Bersama Siantar Marihat dituntut hukuman 7 tahun penjara denda 800 juta subsider 6 bulan penjara.

Tuntutan jaksa Siti Martiti Manullang SH dibacakan dalam persidangan online PN Pematangsiantar, kemarin.

"Atas tuntutan tersebut, terdakwa secara lisan memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan", kata Siti ketika ditanya hetanews Jumat (28/8) di kantornya.

Jeka dipersalahkan jaksa melanggar pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. Terdakwa ditangkap di rumahnya oleh satres narkoba Polres Pematangsiantar pada Rabu, 11 Maret 2020. Saat digerebek,  terdakwa sedang duduk di dekat sofa.

Dari dalam sofa ditemukan 11 paket sabu seberat 1,59 gram, kaca pirex yang telah dibakar. Barang bukti tersebut dinyatakan dimusnahkan.

Majelis hakim diketuai Rahmat Hasibuan SH menunda persidangan hingga sepekan. Dengan agenda persidangan pembacaan vonis.

Menurut jaksa, hal yang memberatkan terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sedangkan hal meringankan, terdakwa bersikap sopan dan belum pernah dihukum.