HETANEWS.COM

Misteri 3 Mayat Korban Pembunuhan Hanyut di Aliran Sungai Deli Serdang

Penemuan mayat di sungai di Deli Serdang

Deli serdang, hetanews.com - Misteri masih menyelimuti penemuan tiga mayat diduga korban pembunuhan yang hanyut di aliran sungai di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Terduga pelaku pembunuhan terkait tiga mayat itu masih diburu polisi.

Ketiga mayat ini ditemukan dalam kurun Juni hingga Agustus 2020. Ada kesamaan dari ketiga kasus penemuan mayat itu, yakni sama-sama tak ada identitas saat pertama kali ditemukan.

Misteri mayat-mayat hanyut di aliran sungai ini dimulai pada Selasa (16/6/2020). Saat itu, mayat pria tanpa identitas dengan kondisi kepala ditutup goni ditemukan warga di bawah jembatan salah satu sungai di Gunung Meriah, Deli Serdang. Polisi menduga pria itu korban pembunuhan.

"Iya (diduga dibunuh). (Ditemukan) sekitar pukul 12.30 WIB, mayat Mr X (belum diketahui identitasnya). Kepala ditutup karung goni plastik dengan diikat tali putih, kedua tangan terikat ke belakang, dan kaki sebelah kanan juga terikat," ujar Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol M Firdaus.

Polisi datang setelah mendapat laporan dari warga. Mayat itu kemudian dievakuasi. Polisi mengatakan ada sejumlah luka di tubuh mayat itu.

Antara lain, luka memar di punggung dan patah tulang di dada. Pria itu diperkirakan telah tewas 3 hari sebelum mayatnya ditemukan warga di aliran sungai.

"Ada luka memar di punggung, patah tulang dada, luka di belakang kepala dan luka memar pada tangan kanan," terang Kompol Firdaus saat dimintai konfirmasi, Minggu (21/6).

Identitas mayat itu masih menjadi misteri. Salah satu penyebabnya adalah pria tersebut tak terdaftar pada data di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Hal itu diduga terjadi karena pria tersebut belum melakukan perekaman data e-KTP.

"Penyidik masih kesulitan untuk ungkap identitas korban. Penyidik sudah ke Dukcapil untuk sidik jari korban, tapi data identitasnya tidak keluar," kata Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol M Firdaus, saat ditanya soal perkembangan penyelidikan penemuan mayat tersebut, Selasa (30/6).

Mayat tanpa identitas berikutnya ditemukan di aliran sungai di Desa Sei Merah, Tanjung Morawa, Deli Serdang, Rabu (19/8/2020). Warga di sekitar lokasi saat itu mencium bau busuk dan melihat ada karung goni.

Kepala mayat disebut keluar dari goni. Polisi yang datang ke lokasi kemudian melakukan evakuasi. Selain mayat, ada juga batu yang ditemukan dalam goni.

"Masih dalam penyelidikan. Pasti kita lakukan penyelidikan lah. Karena di dalam karung goni itu ada juga batu," ujar Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Sawangin.

Wajah mayat berjenis kelamin laki-laki itu disebut sudah setengah hancur. Identitas mayat akhirnya diketahui berdasarkan pemeriksaan sidik jari. Menurut polisi, mayat tersebut adalah Nick Wilson yang merupakan siswa SMP.

"Berhasil mengidentifikasi mayat Mr X dengan cara membandingkan jari tengah tangan sebelah kiri dari ijazah milik Nick Wilson dan jari tengah tangan sebelah kiri milik mayat Mr X memiliki 13 titik persamaan," Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol M Firdaus, Sabtu (22/8).

Polisi mengatakan Nick sempat hilang 4 hari sebelum mayatnya ditemukan dalam goni di aliran sungai. Nick diduga korban pembunuhan dan pelakunya masih diburu polisi.

"Bekas luka ada di kepala, bekas benda tumpul ada dua titik. Kalau di badan nggak ada," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Morawa Ipda Dimas Adit Sutono.

"Iya, diduga sementara pembunuhan," imbuhnya.

Kasus ketiga kembali terjadi di Deli Serdang. Kali ini, mayat tanpa identitas ditemukan di aliran sungai Sei Belumai, STM Hilir, Minggu (23/8/2020). Ada luka di kepala mayat itu.

"Kondisi mayat ditemukan tanda tanda luka di kepala bagian dahi atas robek, kepala bagian kanan belakang luka. Paha kanan tanda memar, lutut atas sebelah kiri tanda memar, pinggang bagian kiri tanda memar," Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Muhammad Firdaus, kepada wartawan, Senin (24/8).

Mayat ditemukan tersangkut di batu dalam keadaan telungkup. Firdaus mengatakan identitas mayat diketahui setelah polisi melakukan pemeriksaan.

"Dari sidik jari mayat Mr X yang ditemukan di aliran Sei Blumai identik dengan Muhammad Zailani (35). Warga Kecamatan Perbaungan, Sergai," kata Firdaus, Selasa (25/8).

Zailani diduga merupakan korban pembunuhan. Firdaus menyebut polisi sedang memeriksa saksi-saksi terkait kasus ini.

"Lidik pelaku dugaan pembunuhan, periksa saksi-saksi," jelasnya.

Sumber: detik.com 

Editor: Suci Damanik.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan