Simalungun, hetanews.com - Permainan judi jenis dadu putar dengan omset puluhan juta, di Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun, tepatnya di Kampung Melayu, tidak pernah tersentuh petugas kepolisian.

Informasi yang dihimpun wartawan, permainan judi dengan omset puluhan juta per malam tersebut, dikendalikan oleh seseorang yang berinisial PM.

Bahkan, PM ini menurut keterangan dari warga sekitar, seperti kebal hukum.

Karena PM membuka usaha tersebut, di salah satu warung Seuk Pasaribu (Buah Pala).

Menurut keterangan warga sekitar yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan, kalau judi dadu putar di Hutabayu itu, diduga sering didatangi anggota Pos Pol Hutabayu.

"Jadi kalau petugas Pos Pol datang ke tempat perjudian punya PM itu, maka anggota polisi itu sering diberikan uang sebesar Rp 150 ribu per harinya. Sedangkan Kapos Polnya diberikan Rp 500 ribu per hari," terang seorang pria yang ingin identitasnya disembunyikan saat memberikan informasi kepada awak media ini, Senin (24/8/2020) pagi tadi, sekira pukul 09.30 WIB.

Bahkan, pria dengan berbadan sedikit tambun itu mengatakan, kalau PM ini kebal hukum, bahkan tidak pernah tersentuh petugas kepolisian.

"Jadi kami berharap kepada penegak hukum, khusunya di Hutabayu, janganlah dibiarkan permainan judi tersebut dan menjadi peliharaan. Karena tugas polisi kan melakukan pemberantasan, bukan pembiaran. Kami sebagai warga sekitar sangat resah dengan adanya permainan judi dadu putar itu. Kalau bisa, petugas segera menangkap bandar berinisial PM itu," akhirnya.

Terpisah, Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Syamsul Baharudin, ketika ditanya terkait judi dadu putar itu, dirinya tak kunjung membalas pesan singkat yang dilayangkan wartawan.