Simalungun, hetanews.com- Masih ingat dengan kasus penembakan dua polisi di kabupaten Serdang Bedagai, yang mana menewaskan keduanya. Salah satunya adalah Briptu Suprianto Sigiro, dimana pada hari, Sabtu (2/5), di makamkan di kampungnya di kabupaten Simalungun.

Ketika hetanews melayat ke rumah duka, terlihat dengan jelas suasana haru mewarnai rangkaian acara pemakaman Briptu Suprianto Sigiro. Para keluarga, tetangga maupun rekan larut dalam suasana duka.

Rumah Duka Briptu Suprianto Sigiro yang terletak di Dusun Gambiri, Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun dipadati pelayat yang datang dari berbagai daerah. Isak tangis dari keluarga maupun pelayat mengiringi pemakaman Briptu Suprianto.

Walau tanpa prosesi militer, suasana pemakaman sederhana namun penuh hikmat dan doa seakan menjadi obat pelipur lara keluarga Briptu Suprianto Sigiro. Keluarga pasrah dan ikhlas melepas kepergian Briptu Suprianto Sigiro. Keluarga berharap agar Tuhan dapat memaafkan dosa yang pernah dilakukan Briptu Suprianto Sigiro selama hidup.

Ayah korban, mengatakan, pihak keluarga mengaku heran kenapa tidak dilakukan prosesi upacara militer sebagai bentuk penghormatan dari Instansi Kepolisian. Walau demikian, keluarga tetap pasrah dan hanya berharap agar TYME dapat memaafkan kesalahan yang pernah dilakukan Briptu Suprianto semasa hidup.