HETANEWS.COM

Eksekusi Marshal Tunggu Petunjuk Pimpinan Karena Ditahan Dalam Perkara Lain

Kasi Pidum Kejari Simalungun, Irvan Maulana. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Kasi Pidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, Irvan Maulana SH mengatakan, jika putusan kasasi Mara Salem Harahap als Marshal (42), warga Kota Siantar, telah diterima pihaknya.

"Putusan Kasasi dari Mahkamah Agung RI No.2138 K/Pid.Sus/2019 "Mengadili: Menolak Permohonan Kasasi dari Pemohon Kasasi I/Penuntut Umum pada kejaksaan Negeri Simalungun dan Pemohon Kasasi II/Terdakwa Marasalem Harahap tersebut, telah kami terima,"kata Irvan, kertika dikonfirmasi wartawan, Rabu (19/8/2020), di kantornya.

Dikatakan Irvan, jika putusan kasasi  tersebut telah diterima, pada 25 Juni 2020, lalu.

Hanya saja, untuk pelaksanaan eksekusi masih menunggu petunjuk dari pimpinan.

Sebab terpidana Marshal, masih menjani proses hukum, di PN Sei Rampah, dalam kasus lain.

Atas putusan kasasi tersebut, maka terhadap Marshal, harus menjalani sisa hukumannya selama 6 bulan.

"Kami masih koordinasi, apakah masa hukumannya akan dilaksanakan di wilayah hukum Sergai atau Bestam (bebas tampung), setelah menjalani pidana di sana, selanjutnya menjalani masa hukuman disini,"kata Irvan.

Sebelumnya, terdakwa Mara Salem Harahap als Marshal, divonis 6 bulan penjara, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun.

Baca juga: Putusan Kasasi Keluar, Menolak Permohonan Terdakwa Marshal dan Jaksa

Marshal yang dikenal sebagai  wartawan online  lassernewstoday, terbukti bersalah melakukan pencemaran nama baik atas pemberitaan berjudul "PROYEK KORUPSI RSUD PERDAGANGAN SEBESAR 9,1 MILIAR DIDUGA MELIBATKAN BUPATI SIMALUNGUN DR.JR.SARAGIH SH MM DAN OKNUM ANGGOTA DPRD SIMALUNGUN ELIAS BARUS".

Sebelumnya, jaksa menuntut Marshal dengan pidana penjara selama 6 tahun. Jaksa mempersalahkan terdakwa  dengan pasal 14 (1) UU RI NO.1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Dengan menyiarkan atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat.

Tapi hakim PN Simalungun berpendapat lain dan mempersalahkannya dengan pasal 310, menjatuhkan pidana selama 6 bulan penjara. Atas putusan itu, terdakwa dan jaksa, menyatakan banding.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan