Medan, hetanews.com - Gedung DPRD Kota Medan akan lockdown atau tutup selama 14 hari. Hal ini diketahui berdasarkan surat pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Sekretariat DPRD Medan.

Surat no 011/7705 tertanggal 11 Agustus 2020 yang ditandatangani oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Medan, Hj Alida itu memeritahu jika gedung DPRD Medan akan lockdown mulai 18 - 31 Agustus 2020.

Sedangkan penyebab utama gedung DPRD Medan di lockdown karena Kassubag Perlengkapan Sekretariat DPRD Medan, Erlina Lina meninggal dunia di RS Thamrin 14 Agustus 2020 lalu setelah dinyatakan positif covid-19.

Bukan hanya itu, ada juga pejabat lainnya yang dinyatakan positif covid-19 yakni Kassubag Risalah dan Persidangan Lily Carolina Batubara

"Sehubungan dengan Pandemi Covid-19 yang telah menyebabkan Kassubag Perlengkapan, Ermina Linda meninggal dunia pada hari Jumat 14 Agustus 2020 di RS Bunda Thamrin dan Kasubag Risalah dan Persidangan Lily Carolina  Batubara terkonfirmasi positif covid-19 dan sedang menjalani perawatan di RS Royal Prima," berikut isi petikan surat tersebut.

"Berdasarkan Perwal 27/2020 tentang pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru pada kondisi pandemi covid-19 dinyatakan bahwa dalam melaksanakan adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi covid-19 pada kegiatan bekerja ditempat kerja untuk penanggungjawab/pemberi kerja sebagai mana dimaksud dalam pasal 11 ayat (2) huruf a, wajib menutup tempat bekerja dalam ditemukan kasus terkonfirmasi positif paling lambat 14 hari dan melakukan penyemprotan disinfektan serta membuat laporan kepada Gugus Tugas Daerah. Berkenaan dengan hal tersebut diatas, maka kantor Sekretariat DPRD Medan mulai 18 - 31 Agustus 2020 ditutup dan bagi sebagian Security untuk melaksanakan tugas-tugas penjagaan secara bergantian," demikian isi surat tersebut.

Plt Sekretaris DPRD Medan, Hj Alida, Selasa (18/8/2020) belum memberikan jawaban secara rinci ketika dikonfirmasi tentang keberadaan surat edaran tersebut.

"Nanti ya, lagi rapat," ujarnya singkat.