HETANEWS.COM

Netty Sianturi Pertanyakan Kendala Para UMKM yang Sulit Urus Ijin

Anggota Komisi 2 DPRD Siantar, Netty Sianturi. (foto/leo)

Siantar, hetanews.com – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM ) menjadi topik yang sering dibahas belakangan ini.

Hal ini tidak terlepas dari peran UMKM yang begitu strategis, dalam menjaga perekonomian masyarakat dan daerah, terutama di masa pandemic Covid - 19.

Namun sangat disayangkan, perhatian kepada para UMKM seakan belum ada dari pihak Pemko Siantar.

Para UMKM, tidak hanya mengeluhkan soal menggaji para karyawan agar tidak terjadi PHK.

Namun, mereka juga harus berhadapan dengan beberapa permasalahan, seperti soal ijin dan yang lainnya.

Terkait hal itu, Anggota Komisi 2 DPRD Siantar, Netty Sianturi, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Siantar, mempertanyakan langsung apa alasan dan kendala, sehingga para pelagu UMKM, sulit mengurus ijin.

“Aapa alasan dan kendala Dinas Perijinan, sehingga sulit mengurus ijin usaha? Dan apakah di Dinas Perijinan itu, ada sosialisasi kepada para pelaku UMKM yang ada di Siantar untuk melengkapi data-data untuk ijin mereka?,” ujarnya.

Keluhan dari beberapa teman UMKM, sulitnya mereka mengurus ijin. Padahal dari pemerintah pusat, sudah merekomendasikan untuk percepatan pengembangan ekonomi agar lebih memberikan perhatian kepada para pelaku UMKM, kata Ketua Partai Gerinda Siantar ini.

Menjawab pertanyaan Netty, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Siantar, Agus Salam mengatakan, bahwa untuk pengurusan ijin, sudah bisa langsung online. Dan kalau ada yang mau mengurus ijin, memang harus ada rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup, katanya.

“Kalau seperti pabrik, kan harus ada rekomendasi dari DLH dan di kita, tidak ada sistim teken meneken karena dinas kita sudah bisa langsung online. Jadi kita tidak ada mempersulit ijin bagi para UMKM,” ujarnya.

Lanjutnya, bahwa PP 24 dari pemerintah pusat, jadi kalau masalah sosialisasinya atau undang langsung untuk melakukan sosialisasi, meman belum ada. Di kantor itu brosur-brosurnya memang ada. Dan kalau pun ada sosialisai pada waktu musrembang, di kelurahan dilakukan, kata Agus Salam.

Penulis: Leonardo Purba. Editor: Gunawan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!