HETANEWS.COM

3 Warga Siantar Pelaku Perampokan Diancam 5 Tahun Penjara di PN Simalungun

Tiga terdakwa pelaku perampokan diancam 5 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Tiga warga Kota Siantar, pelaku perampokan, masing - masing dituntut 5 tahun penjara, dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani.

Ke-3 terdakwa, Doni Toedo Tambunan (24), Elpin Zohanes Zebua (22) dan Manuel Patar Harianto Simanjuntak als Ucok (22).

Tuntutan jaksa Ade Jaya Ismanto SH, dibacakan dalam persidangan, Kamis (13/8/2020), secara online, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun.

Ketiganya, warga Kelurahan Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Utara, dipersalahkan melanggar pasal 365 (2) ke-1,2 KUH Pidana.

Ke-3 terdakwa, bersama Pranata Sianipar dan Bedol (DPO), pada Senin, 27 April 2020 lalu, sekitar pukul 01.10 WIB, di Jalan Asahan KM 13-14, Nagori Bangun, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, melakukan perampokan. Para terdakwa, bersama DPO, mengendarai mobil Avanza BK-1456-WY warna putih, menuju jalan Asahan, mencari korban yang akan dirampok.

Setibanya di lokasi Nagori Bangun, melihat mobil pick up plat polisi BM, melintas berlawanan arah, lalu para perampok memutar balik dan mengejar mobil yang dikendarai korban, Ronny Star Gultom dan disampingnya, Rimmot Lumbantoruan.

Mobil korban dipaksa berhenti dengan cara dipepet, lalu korban diancam dengan menggunakan pisau lipat, di bagian lehernya agar menyerahkan Hp dan uangnya. 

Para perampok tersebut, berhasil mengambil uang sebesar Rp.5.500.000, dengan rincian Rp3,5 juta milik Ronny dan Rp2 juta milik Rimmot.

Juga 3 unit ponsel OPPO F11, merk Sony dan merk Samsung.

 Sebelumnya, para terdakwa dan DPO telah merencanakan aksi perampokan tersebut, di salah satu warnet yang terletak di jalan Gotong Royong, Kecamatan Siantar Utara.

Lalu menutup plat mobil Avanza yang digunakan untuk merampok dengan lakban hitam.

Atas tuntutan jaksa, para terdakwa memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan. Dengan alasan menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Untuk pembacaan vonis, ketua majelis hakim, Roziyanti, menunda persidangan hingga Rabu mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!