HETANEWS

May Day, Kapolresta Siantar Ungkap Fakta Soal Kinerja BPJS yang Terkesan Dilama-lamakan

Kapolresta Siantar AKBP Slamet Loesiono dengan Walikota Hulman Sitorus.

Siantar, hetanews.com- Para perayaan Hari Buruh sedunia atau yang lebih dikenal sebagai May Day di halaman kantor Dinsosnaker kota Siantar, Jumat (1/5), Kapolresta Siantar AKBP Slamet Loesiono mengungkapkan sebuah fakta soal kinerja BPJS yang menurutnya lambat, dan terkesan dilama-lamakan.

“Saya pernag masuk rumah sakit, dimana proses klaim oleh pihak BPJS terkesan dilama-lamakan agar asuransi AKSA yang membayarkannya. Saya minta agar BPJS tidak melakukan hal yang sama kepada buruh,” terangnya.

Kapolresta juga menegaskan kepada pengusaha agar tidak memperbudak buruh atau pekerjanya dengan semena-mena, tetapi harus senantiasa memperlakukan mereka secara wajar dan bermartabat.

"Jika buruh atau pekerja menuntut hak, saya kira itu hal yang wajar, sepanjang tidak anarkis atau memaksakan kehendak. Mari kita jaga kondusivitas kota kita ini, agar para investor tidak takut berusaha di Siantar ini," tegasnya disambut tepuk tangan meriah para buruh. 

Kadinsosnaker Poltak Manurung SE dan Ketua Panitia, Ramlan Hutabarat menyatakan, kegiatan May Day ini digelar dalam rangka meningkatkan komunikasi antara pekerja/buruh, serikat pekerja/serikat buruh, pengusaha maupun pemerintah, yang bernaung dalam wadah Tripartit. 

Melalui kegiatan ini, ujar Poltak,  diupayakan terciptanya sinergitas atau kerjasama yang baik antara unsur Tripartit, sehingga tercipta ketenagakerjaan dan ketenangan berusaha guna mendorong perwujudan Siantar yang mantap maju dan jaya.

Kegiatan yang didukung Badan Pengelola Jaminan Kesejahteraan (BPJS) Ketenagakerjaan dan Kesehatan Kota Siantar ini juga dimeriahkan dengan lucky draw dengan hadiah utama sebuah kulkas, yang dimenangkan Tutur Batubara, buruh PT STTC, yang diserahkan langsung Walikota.

Penulis: steven. Editor: ebp.