HETANEWS.COM

Dana Rp 3,8 T Disiapkan buat Bantu Sektor Pariwisata, tapi...

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) bersiap mengikuti ASEAN Economic Community (AEC) Council Meeting ke-18 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Kamis, 31 Oktober 2019. Foto: ANTARA

Jakarta, hetanews.com - Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa saat ini pemerintah sudah menyiapkan Rp 3,8 triliun untuk insentif sektor pariwisata. Hanya saja, hingga saat ini dana tersebut belum ada mekanisme penyalurannya.

Dia meminta pengusaha pariwisata untuk membahasnya dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terkait mekanismenya.

"Kemarin sudah disiapkan budget Rp 3,8 triliun buat pariwisata. Silakan dibahas oleh PHRI dan Kemenparekraf. Dananya ini sudah ada, tapi mekanismenya belum ada, buat ngambilnya," ujar Airlangga dalam Rakernas Virtual Apindo, Rabu (12/8/2020).

Airlangga tidak menjabarkan dana tersebut akan digunakan untuk apa saja. Yang jelas, saat ini dia meminta pengusaha untuk berdiskusi dengan pemerintah untuk mencari mekanisme penyalurannya.

"Maka silakan usul konkret bagaimana ambilnya. Ini kayak low hanging fruit, cuma belum ada yang bisa ambil," ujar Airlangga.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio pernah memaparkan sederet upaya untuk memulihkan industri pariwisata di tengah hantaman Corona.

Dia mengatakan sedang mengajukan pembebasan PPh 25 untuk perusahaan pariwisata dan ekonomi kreatif ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Pihaknya juga mengajukan subsidi listrik bagi pengusaha ekonomi kreatif dan pariwisata. Pemerintah juga mengupayakan pemberian BLT alias bantuan langsung tunai kepada karyawan sektor pariwisata.

"Upaya Kemenparekraf untuk dukung pariwisata ada banyak, misalnya sekarang kita dorong insentif pajak PPh 21 dan 25, PPh 25 ini kami usulkan ke Bu Menkeu kalau bisa 100%. Kami juga upayakan subsidi listrik dan BLT untuk karyawan pariwisata secara langsung," papar Wishnutama, dalam webinar yang diadakan oleh Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Rabu (22/7/2020).

Pihaknya juga menyusun program bantuan untuk menolong bisnis pariwisata di destinasi andalan, mulai dari home stay sampai bisnis kuliner. Bantuan akan diberikan hingga Rp 200 juta.

Kemudian untuk menggenjot pergerakan wisatawan lokal, pihaknya akan bekerja sama dengan Garuda Indonesia untuk memberikan diskon ke beberapa destinasi unggulan.

"Kami juga bersama Garuda akan coba memberikan diskon tiket ke beberapa destinasi. Kami juga dorong K/L untuk berkegiatan di destinasi wisata," ujar Wishnutama.

Sumber: detik.com

Editor: tom.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!