HETANEWS.COM

Pangulu Bantah Disebut Provokator Pengeroyokan Seorang Pemuda di Lokasi Pemandian

Ilustrasi pengeroyokan. (Int)

Simalungun, hetanews.com - Pangulu Mariah Bandar M Simanjuntak, membantah semua tuduhan DT (17) yang menyatakan dirinya sebagai provokator untuk melakukan pengeroyokan terhadap korban.

“Sebenarnya masalah itu sudah hampir sebulan, dan sudah didamaikan sama yang menjaga pemandian di sana. Tapi setelah satu bulan, korban datang lagi ke situ dan jumpa dengan Panjaitan yang lawannya berantam," terangnya, melalui seluler telefon, Rabu (12/8/2020) siang tadi, sekira pukul 12.30 WIB.

Lanjutnya, karena banyak kawan si DT ini, kemudian Panjaitan ini dipukul, dan Panjaitan pada saat itu keluar dari pemandian. Selanjutnya dia (Panjaitan) datang ke rumah Pangulu, katanya.

Masih keterangan dari M Simanjuntak, kalau pada saat kejadian itu, dirinya hendak mendamaikan permasalahan tersebut dengan memanggil korban DT, hanya saja DT tidak mau.

"Kita panggilnya si DT ini, tapi tidak mau, padahal mamanya disitunya," terangnya lagi.

Dirinya juga mengatakan, kalau pada saat itu, sejumlah pemuda setempat emosi, lantaran salah satu temannya mereka, dipukuli DT. Begitu pun, Simanjuntak mengaku, kalau dirinya masih berupaya melakukan perdamaian.

"Permasalahan sebelumnya sudah didamaikan, ada saksinya, semua lengkap dari kita. Bahkan ku ajak lagi ke rumah tapi gak mau. Begitu keluar si DT ini, langsung diajak main (berantam) si Panjaitan ini, dan begitu diajak si DT ini, disitulah mereka berkelahi," pungkasnya.

Akhirnya DT dan Panjaitan terlibat baku hantam, dan melihat perkelahian antara keduanya, M Simanjuntak mengaku kesal kepada keduanya, lantaran mereka tidak bisa didamaikan.

Baca juga: Pangulu Mariah Bandar Diduga Provokator Pengeroyokan Seorang Pemuda di Lokasi Pemandian

"Jadi pada saat itu saya bilang sama mamaknya, ya terserah lah kalau gak bisa saya damaikan, berarti gak kalian hargainya saya sebagai Pangulu. Jadi bukan saya yang menyuruh atau memaksa. Saya sebagai Pangulu disitu, pasti bertanggungjawab sama warga saya. Yang menyelamatkan si DT itu, pada saat kejadian itu, saya," tuturnya.

Ketika ditanya, apakah pelaku pengeroyokan berjumlah puluhan orang, Simanjuntak tidak menyangkalnya.

Kalau pada saat berkelahi, antara korban dan Panjaitan (Terlapor), ternyata teman-teman Panjaitan datang dan langsung memukuli korban, jelasnya.

"Begitu berantamnya orang itu sama si Panjaitan itu, datanglah kawan-kawannya (Panjaitan), itupun saya sampai teriak-teriak untuk membubarkan mereka," pungkasnya.

Kita pun sebenarnya berupaya supaya agar tidak ribut antar pemuda. Bahkan malamnya itu pun, kita ajak keluarganya ke rumah, tapi tidak mau, kata Simanjuntak mengakhiri.

Seperti diberitakan sebelumnya, oknum pangulu dianggap  menjadi provokator pengeroyokan seorang pria, berinisial DT (17), di salah satu lokasi pemandian mata air, Nagori Mariah Bandar, Kabupaten Simalungun, pada Minggu (9/8/2020), lalu.

Penulis: res. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan