HETANEWS.COM

Sate Padang Legen Jalan Cipto, Sudah Lebih 60 Tahun Diminati Masyarakat

Sate Padang Cipto sudah puluhan tahun diminati masyarakat. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Kota Siantar sangat dikenal dengan berbagai sajian kulinernya, mulai yang khas (hidangan non muslim) hingga jajanan yang umum yang bisa dinikmati semua kalangan masyarakat.

Ada bakmi, mi bakso, miso, mie ayam, sate, nasi goreng, mie Aceh, ayam geprek, martabak manis, martabak Kubang/Mesir, mie goreng dan masih banyak lagi kuliner lainnya di Kota Siantar. Semua bisa dinikmati di kota berhawa sejuk ini dan harganya pun bervariasi dan terjangkau.

Salah satu makanan yang banyak dinikmati adalah "Sate Padang", hidangan yang terbuat dari lontong ketupat dengan aroma sate ayam/daging yang dibakar dan disiram dengan bumbu kuah mengental berwarna kuning dengan aromanya yang khas. Jenis Sate Padang banyak dijumpai, di sepanjang jalan pinggiran kota.

Tapi rasa Sate Padang yang berada di jalan Cipto ini, tepatnya di simpang jalan Wahidin, samping Kok Tong, mempunyai cerita yang lain. Usaha sate "Pak Datuk" sudah lebih dari 60 tahun dan usaha turun temurun. "Dulu kakek, ayah dan sekarang kami sebagai cucu". Kalau ayah sekarang sampai sore aja, dilanjutkan kami sampai malam,"kata anak perempuan yang asik mengipas satenya.

Bukan hanya kita, masyarakat Tionghoa juga gemar dan penikmat sate ini. Seperti dikatakan salah satu Cici yang kebetulan mampir, di warung itu, mengatakan "satenya beda, bumbunya terasa enak,"katanya Senin, (10/8/2020) malam.

Menurut Pak Datuk yang dipanggil Pak Uwo oleh penulis juga mengatakan "kalau disini sudah habis, bisa ke jalan Surabaya, karena itu sama, itu anak juga,"kata Pak Uwo, sembari senyum.

Sate Padang Cipto dibandrol dengan harga Rp.20 ribu/bungkus, ada sate ayam fan daging sapi. Khasnya sate ini karena lontong diolah sendiri setiap hari dalam bentuk ketupat dan daging ayam/sapi yang ditusuk lebih dulu diberi bumbu dan dimasak sebelum dibakar. Sehingga menghasilkan aroma dan rasa yang khas.

Sepanjang pengalaman penulis dan faktanya, seorang Kepala Daerah di Kota Siantar, dulunya sangat menikmati sate ini. Setiap malam atau jika ada pertemuan dan bersantai dengan beberapa teman jurnalis, beliau selalu memesan sate ini. Karena dia sangat menyukai sate ini. Beliau adalah mantan Walikota Siantar, RE Siahaan. "Ayo nyobain sate ini, nyesel kalau gak coba,"kata penulis.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan