HETANEWS.COM

Uniknya Tato Suku Dayak, Kolaborasi Teknik, Simbol dan Pemaknaan

Motif tato suku Dayak yang penuh filosofi. Foto: 1001indonesia.net

Hetanews.com - Tato bagi suku Dayak Kalimantan bukan cuma bentuk kesenian merajah tubuh semata, tetapi memiliki makna yang sangat khusus dalam perjalanan hidup masing-masing anggota suku. Mulai dari proses pendewasaan hingga menggambarkan status sosial mereka di tengah-tengah masyarakat.

Teknik menggambar tato memang hampir sama di setiap daerah. Yang membedakan hanyalah nilai-nilai budaya yang dipercaya. Dan suku Dayak di Kalimantan memiliki definisi tersendiri mengenai seni menggambar tato di kulit manusia. Lalu apa yang membuat seni tato Dayak begitu unik, berikut penjelasannya:

1. Simbol pengakuan suku

Tato tidak pernah bisa dipisahkan dari suku Dayak.
Foto: Wikipedia

Seni tato Dayak memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan suku penghuni pulau Kalimantan ini. Mereka menggunakan tato sebagai penanda atau simbol tertentu seperti status sosial, keberuntungan, kedewasaan, kecantikan dan harga diri. Dan, yang paling utama adalah simbol keberanian.

Ditulis laman lembaga kebudayaan, ywcan.org, anggota suku Dayak untuk merantau dan menjelajahi pedalaman Kalimantan diperlukan keahlian serta keberanian yang besar. Maka tak heran, jika semakin banyak seseorang memiliki tato di tubuhnya, semakin dipandang pula dia di suku karena keberaniannya.

2. Motif dan lokasi tato tidak sembarang pilih

Kebanyakan motif tato diambil dari alam.
Foto: pinterest.com

Motif tato Dayak banyak mengambil inspirasi dari alam seperti motif hewan dan tumbuhan. Masing-masing gambar seperti harimau, buaya, naga, burung enggang, katak, api, bunga terong atau cabang pohon memiliki pemaknaan tersendiri.

Unsur binatang bisanya menggambarkan keberanian, sedangkan tumbuhan menunjukkan kebijakaan atau kematangan pemilik tato. Bagian tubuh yang dipilih untuk dirajah juga tidak dilakukan asal-asalan.

Mereka yang ditato di jari-jari tangan merupakan tanda si pemilik sudah banyak berjasa besar bagi suku, atau suka menolong sesamanya. Contoh lain gambar tato muka harimau yang dirajah di bagian paha menunjukkan status sosial yang tinggi di dalam kelompok, bisa berarti kepala suku, panglima perang, atau orang yang dituakan.

3. Kokoh diterpa zaman

Proses pembuatan tato masih tradisionil.
Foto: Boombastis

Teknik merajah tato suku Dayak termasuk yang masih asli tradisional hingga saat ini, belum tersentuh peralatan modern. Mereka menggunakan bahan-bahan alami seperti duri pohon jeruk, arang damar, upih pinang, bambu, hingga kayu ulin.

Meskipun kini sudah mulai mengenal jarum tato, tetapi mereka masih tetap mempertahankan penggunaan bahan-bahan alami sebagai tintanya. Tradisi lainnya yang tetap terjaga ialah jika seorang anggota suku baru saja ditato, maka akan dilarang keluar rumah untuk menjaga nasib buruk yang bisa menimpanya.

Pemilik tato baru dianggap sedang memasuki masa transisi yang rentan. Mereka biasa harus dipingit di dalam rumah mulai dari sepekan hingga sebulan lamanya, tergantung proses penyembuhan bekas luka tato di tubuhnya.

Sumber: merahputih.com

Editor: tom.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!