HETANEWS.COM

Tiga Pengedar Sabu 69,91 Gram Benarkan Dakwaan Jaksa

Para terdakwa disidang online PN Simalungun. (foto /ay)

Simalungun, hetanews.com - Tiga orang terdakwa pengedar sabu, seberat 69,91 gram, diadili di sidang online Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (6/8/2020).

Para terdakwa, Sorimuda Harahap alias Sori (39), Rudi Hartono (38) dan Irwansyah alias Iwan Keling (39), masing – masing  warga Jalan Sederhana Huta II, Nagori Perdagangan II, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.              

Menurut jaksa Barry Sugiarto SH,  ke tiga terdakwa ditangkap anggota Polres Simalungun, saksi Ibnu Sampurno, Roi Jansen Oppusunggu dan Robin Manurung, pada Selasa, 26 Februari 2020, lalu, pukul 19.00 WIB, di dalam rumah Sorimuda Harahap alias Sori.

Bersama barang bukti sabu, seberat 69,91 gram, 3 unit Hp samsung, dan satu timbangan digital, ketiga terdakwa diboyong ke Polres Simalungun untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.               

Ketiga terdakwa dijerat jaksa dengan pasal 114 dan pasal 112 UU No 35 Tahun 2009 tentang peredaran narkotika. Tiga saksi  Ibnu Sampurno, Roi Jansen dan Robin Manurung dari kepolisian, hadir dalam persidangan dan memberikan keterangan.

Para saksi, membenarkan telah menangkap ke tiga terdakwa, setelah mendapat informasi, jika di rumah Jalan Sederhana Perdagangan II, sering terjadi transaksi narkotika. Para terdakwa juga membenarkan dakwaan jaksa dan juga seluruh keterangan saksi.               

Menurut pengakuan terdakwa Sorimuda Harahap, pada Selasa, 26 Februari 2020 lalu, dia didatangi oleh Manok (DPO), lalu membayarkan uang penjualan sabu Rp 4,5 juta dan Manok saat itu meminta lagi sabu dengan sistim laku baru dibayar.                

Lalu Manok mendatangi terdakwa Irwansyah alias Iwan Keling dan Rudi Hartono, sambil menyerahkan satu paket besar sabu untuk dijualkan.

Ketika Iwan dan Rudi Hartono, sedang asik membungkus sabu ke dalam plastik klip ukuran kecil, anggota polisi  melakukan penangkapan. Para terdakwa bersama barang bukti sabu, diserahkan  ke Polres Simalungun.                 

Untuk mendengar tuntutan jaksa, sidang dipimpin majelis hakim, Hendrawan SH, dinyatakan ditunda seminggu.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!