HETANEWS.COM

Terdakwa Penista Agama 'Arogan' Saat Dimediasi di Kantor Camat

Saksi disidang penistaan agama, dipimpin hakim Hadi. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Gernal Lundu Nainggolan als Bang Cuek (31), warga Huta I Desa Bandar Pulo, Kecamatan Bandar, disidangkan secara online, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (6/8/2020), terkait penistaan agama.

Terdakwa melalui akun Facebook-nya, berkomentar dengan menghujat Nabi Muhammad.

Akibat komentar terdakwa, menjadikan ummat Islam marah dan dikhawatirkan terjadinya perpecahan antar ummat beragama.

Jaksa Barry Sugiarto SH, menjerat terdakwa dengan pasal 45 A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2)  UU No 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) atau pasal penodaan/penistaan agama.

Menurut saksi pelapor, Syafruddin Purba dari Gerakan Pemuda Alwasliyah, saksi Mubarikh Hardiansyah dari Pemuda Muhammadiyah, saksi Eko Simanjuntak dari Gerakan Pemuda Anshor dan saksi Bram Aprilsyah, mewakili masyarakat, pada awalnya hanya berprinsip, menyelamatkan kerukunan antar ummat beragama, di Simalungun dan melaporkan perbuatan terdakwa.

Baca juga: Penistaan Agama, Bang Cuek Diadili PN Simalungun

Melalui upaya perdamaian (mediasi) di kantor camat gagal, karena terdakwa merasa benar dan menantang dengan mengatakan "biar saja kita selesaikan di pengadilan".

Mediasi tersebut dihadiri ratusan warga, pihak kepolisian dan juga TNI.

Demikian diungkapkan saksi, di persidangan online ,siang itu. Setelah terdakwa ditahan, akhirnya dia minta maaf melalui video berdurasi 3 menit.

Dia minta maaf kepada seluruh ummat Islam, mengaku salah dan khilaf. Meski demikian, kami berharap terdakwa diproses sesuai hukum, kata saksi lagi.

Terdakwa dalam persidangan, didampingi pengacara, Sahat Benny R Girsang, tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan jaksa karena terdakwa menyatakan tidak keberatan. 

Ketua majelis hakim, A Hadi Nasution menunda persidangan hingga Kamis mendatang untuk mendengarkan keterangan saksi lainnya. Jaksa dalam kasus ini juga akan menghadirkan saksi ahli.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!